Safari Ramadan Bukittinggi: Bantuan Rp9 Juta dan Aspirasi Air Bersih di Campago Ipuh

1 day ago 2

BUKITTINGGI - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Syukra di Jalan Ipuh Mandi Angin, Kelurahan Campago Ipuh, Bukittinggi, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Tim IV Safari Ramadan Pemerintah Kota Bukittinggi hadir membawa amanah berupa bantuan senilai Rp9 juta untuk masjid kebanggaan warga, sekaligus menjadi jembatan mendengarkan langsung denyut nadi kebutuhan masyarakat. Kali ini, isu krusial mengenai ketersediaan air bersih menjadi sorotan utama yang diangkat warga.

Dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaludin, SH, MH, rombongan Safari Ramadan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, serta jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kota Bukittinggi Ibra Yaser dan Dedi Patria. Kehadiran unsur pimpinan daerah, tokoh adat, dan jamaah setempat menunjukkan betapa pentingnya momen silaturahmi ini.

Djamaludin dalam sambutannya menekankan bahwa Safari Ramadan ini lebih dari sekadar ritual keagamaan. Momen ini adalah kesempatan emas bagi pemerintah untuk merajut kedekatan dengan warganya, mendengar langsung keluh kesah, dan merangkum setiap usulan pembangunan. “Melalui Safari Ramadan ini kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Jika ada masukan, keluhan maupun usulan pembangunan, silakan disampaikan agar dapat diteruskan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, ” ujar Djamaludin.

Sebelum sesi dialog yang hangat, jamaah disuguhkan ceramah agama yang menggugah hati, mengingatkan pentingnya menjaga salat wajib dan memperdalam ketakwaan kepada Allah SWT. Tausiyah tersebut menyoroti hakikat orang bertakwa sebagai insan yang beriman pada hal-hal gaib, pondasi keimanan umat Islam yang kokoh.

Di tengah gelombang dialog, suara warga Campago Ipuh, Ibu Ita, menggema, mengutarakan keresahan mendalam terkait pelayanan air bersih. Ia menceritakan bagaimana pasokan air PDAM yang tak menentu sering kali membuat warga terpaksa beralih ke air sumur bor. Namun, air sumur bor pun tak luput dari masalah, warnanya yang keruh memaksa masyarakat untuk merogoh kocek lebih dalam demi membeli air galon demi kelangsungan kebutuhan rumah tangga.

Menanggapi keluhan yang disampaikan warga dengan penuh keprihatinan, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, memberikan penjelasan gamblang. Ia mengakui bahwa keterbatasan sumber air menjadi tantangan terbesar dalam penyediaan air bersih di Kota Bukittinggi. “Kemampuan pelayanan PDAM saat ini baru sekitar 40 persen. Pemerintah daerah terus berupaya menambah sumber air baru serta memperbaiki jaringan distribusi yang tingkat kebocorannya masih tinggi, ” jelas Rismal Hadi.

Rismal Hadi melanjutkan, Pemko Bukittinggi terus berinovasi dengan membuka sumber air baru di kawasan Aur Kuning untuk meningkatkan pasokan. Rencana besar pengembangan layanan air bersih ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp42 miliar. Potensi sumber air di Tabek Gadang diperkirakan mampu menyuplai debit air hingga 40 liter per detik, sementara pengembangan sumber air baru di wilayah Sariak juga terus diupayakan, dengan harapan mendapat sokongan dana dari pemerintah pusat tahun depan.

“Kita akan cek langsung kondisi distribusi PDAM, termasuk kemungkinan kebocoran pipa maupun sistem pelayanan. PDAM kita minta responsif dan memberikan informasi layanan kepada masyarakat, ” tegasnya, menunjukkan komitmen pemerintah untuk segera menindaklanjuti.

Tidak hanya fokus pada isu air bersih, Sekda juga merangkum sejumlah program prioritas Pemko Bukittinggi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemberian perlengkapan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, bantuan sosial bagi warga kurang mampu dan lansia, penataan kota yang asri, hingga peningkatan penerangan jalan. Serta, penyelesaian pembangunan SDN 08 Campago Ipuh dan penguatan program Surau Gemilang sebagai pusat pembinaan generasi muda dan kegiatan keagamaan.

Safari Ramadan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab dan memenuhi kebutuhan warganya.(Lindafang)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |