Ketuk Pintu dari Honai ke Honai: Aksi Nyata Satgas Yonif 113/Jaya Sakti Bantu Warga Hiyabu Bertahan di Tengah Keterbatasan

10 hours ago 2

INTAN JAYA - Di tengah medan berat dan keterbatasan akses logistik di pedalaman Intan Jaya, Papua Tengah, kepedulian kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti. Melalui Pos Hiyabu, prajurit turun langsung menyambangi rumah warga dan menyalurkan bantuan bahan pokok, Senin (27/4/2026).

Dengan membawa beras dan mi instan, personel pos mendatangi honai dari pintu ke pintu. Sasaran utama adalah kelompok rentan seperti lansia, mama-mama janda, serta keluarga yang mengalami kesulitan pangan akibat terbatasnya akses ke pasar dan tingginya harga kebutuhan pokok.

Komandan Pos Hiyabu, Kapten Inf Julian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati nyata prajurit terhadap kondisi masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami memahami betul kesulitan warga di sini. Akses ke pasar jauh dan harga bahan pokok cukup tinggi. Bantuan ini mungkin tidak besar, tapi kami berharap bisa membantu kebutuhan dapur warga untuk beberapa hari ke depan, ” ujarnya saat menyerahkan bantuan.

Bantuan tersebut disambut haru oleh warga. Mama Safira Dendagau (33), salah satu penerima, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Satgas.

“Kami di sini kadang sulit dapat makanan. Ubi tidak selalu ada, beras juga mahal. Bapak-bapak TNI datang kasih bantuan, kami sangat bersyukur, ” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Menariknya, bantuan yang disalurkan berasal dari sebagian jatah logistik personel pos yang disisihkan secara sukarela. Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian yang dibangun tidak sekadar formalitas, tetapi lahir dari rasa kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.

Kapten Julian menambahkan, kehadiran TNI di wilayah tersebut bukan hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan masyarakat.

“Kami ingin warga merasa bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga wilayah, tetapi juga membawa kepedulian. Jika masyarakat mengalami kesulitan, kami punya tanggung jawab untuk membantu, ” tegasnya.

Selain membantu kebutuhan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga. Interaksi hangat yang terjalin dari rumah ke rumah memperkuat kepercayaan serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Langkah sederhana ini membuktikan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi kunci dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di balik bantuan sembako yang dibagikan, tersimpan pesan kuat tentang kebersamaan, kepedulian, dan harapan di tengah keterbatasan.

(PERS)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |