Pembinaan Berbasis Perubahan Perilaku, Rutan Surakarta Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan

6 hours ago 2

Surakarta - Peningkatan kualitas pembinaan narapidana terus menjadi komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta. Salah satu wujud implementasi pembinaan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai forum penting dalam mengevaluasi perkembangan narapidana serta menentukan rekomendasi program pembinaan maupun pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sidang TPP dihadiri dari unsur pengamanan, pembinaan, pelayanan tahanan, registrasi, serta pihak terkait lainnya antara lain dari Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah dan Balai Pemasyarakatan Surakarta. Dalam sidang ini, setiap usulan dibahas secara komprehensif berdasarkan hasil asesmen, rekam jejak perilaku, tingkat kepatuhan terhadap tata tertib, serta keaktifan narapidana dalam mengikuti program pembinaan kepribadian maupun kemandirian.

Sidang TPP merupakan mekanisme penting untuk memastikan setiap keputusan yang berkaitan dengan pembinaan narapidana dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Melalui forum ini, seluruh aspek perkembangan narapidana menjadi bahan pertimbangan sebelum diberikan rekomendasi terkait program pembinaan lanjutan maupun usulan hak integrasi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan bukan sekadar proses administrasi, melainkan instrumen evaluasi yang memastikan pembinaan berjalan tepat sasaran. Setiap keputusan diambil secara kolektif berdasarkan data, hasil pengamatan, dan perkembangan perilaku narapidana selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan Sidang TPP juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku. Dengan pembinaan yang terukur dan evaluasi secara berkala, narapidana diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang produktif setelah bebas.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |