Cilacap — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan terus memberikan pembimbingan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan, khususnya klien anak. Melalui Pos Bapas dan Griya Abhipraya Pinondang, pembimbingan dilakukan dengan pendekatan kerohanian sebagai bagian dari upaya membentuk karakter, memperkuat nilai moral, serta mendorong klien anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Pembimbingan diawali dengan kegiatan mengaji yang menjadi sarana bagi klien anak untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengenalkan nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, klien anak juga mendapatkan dakwah dan penguatan keagamaan mengenai pentingnya melaksanakan ibadah serta membiasakan diri melakukan perbuatan baik. Klien diberikan pemahaman bahwa nilai-nilai agama seharusnya tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti berkata jujur, menghormati orang tua dan orang lain, menjaga pergaulan, serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Pembimbingan juga diarahkan pada pemahaman mengenai ketaatan terhadap hukum sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang baik. Klien anak diberikan pemahaman bahwa seorang Muslim tidak hanya dituntut untuk menjalankan ibadah, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dilarang dan menghormati aturan yang berlaku. Dengan menaati hukum, menjaga ketertiban, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan, klien diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pembimbingan kepribadian kerohanian menjadi salah satu upaya Bapas Nusakambangan dalam membantu klien anak membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif. Pada usia yang masih berada dalam tahap perkembangan, penguatan nilai agama dan moral diharapkan dapat menjadi bekal bagi klien dalam menentukan pilihan, mengendalikan diri, serta menghadapi berbagai pengaruh lingkungan.
Bapas Nusakambangan berkomitmen untuk terus memberikan pembimbingan yang sesuai dengan kebutuhan klien anak. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, setiap proses pembimbingan diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran dari dalam diri klien, sehingga perubahan yang terjadi tidak sekadar karena adanya aturan, tetapi lahir dari pemahaman dan kemauan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Melalui pembimbingan kerohanian, Bapas Nusakambangan menanamkan nilai bahwa menjadi pribadi yang baik bukan hanya tentang rajin beribadah, tetapi juga tentang mampu menjaga perilaku, menaati hukum, menghormati sesama, dan bertanggung jawab atas setiap pilihan.

21 hours ago
6

















































