Polewali Mandar - Senyum warga mulai terlihat di tengah proses perbaikan rumah yang selama ini mereka tempati dalam kondisi kurang layak. Kodim 1402/Polman kembali menggelar program karya bakti dengan merehabilitasi lima unit rumah warga yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Polewali Mandar.
Program tersebut menyasar rumah warga yang dinilai membutuhkan perbaikan agar dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman. Prajurit TNI turun langsung mengerjakan sejumlah bagian rumah, mulai dari pembongkaran bagian yang sudah rusak hingga pemasangan material bangunan.
Lima rumah yang direhabilitasi tersebut tersebar di empat wilayah Koramil jajaran Kodim 1402/Polman.
Di wilayah Koramil 1402-01/Polewali, rehab dilakukan terhadap rumah Kahar di Lingkungan Langkogo, Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.
Kemudian di wilayah Koramil 1402-02/Wonomulyo, rehab dilakukan terhadap rumah Rusli di Dusun 1, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo. Rumah tersebut dihuni oleh enam anggota keluarga.
Sementara di wilayah Koramil 1402-03/Campalagian, terdapat dua rumah yang mendapat bantuan rehab. Masing-masing rumah Hana di Dusun Labung, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, yang dihuni dua orang anggota keluarga, serta rumah Kaco Eccu di dusun yang sama yang dihuni tujuh anggota keluarga.
Sedangkan di wilayah Koramil 1402-04/Tinambung, rehab menyasar rumah Baharuddin di Dusun Kandemeng, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung. Rumah tersebut dihuni oleh dua orang anggota keluarga.
Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan rehabilitasi rumah tidak layak huni merupakan bagian dari program karya bakti Kodim 1402/Polman.
Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.
"Harapan kita, setelah selesai direhabilitasi, rumah ini bisa menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga yang memang sangat membutuhkan, " kata letkol Ikhwan, Selasa (1/9/2026).
Ia menegaskan, TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
Baginya, rumah bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga tempat keluarga membangun kehidupan dan menjalani aktivitas sehari-hari.
"Semoga hasilnya nanti bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang menerima bantuan. Kita ingin mereka bisa tinggal dengan lebih nyaman dan memiliki tempat tinggal yang lebih layak, " ujarnya.
Program karya bakti tersebut juga melibatkan masyarakat setempat. Kebersamaan antara prajurit dan warga terlihat dalam proses pengerjaan, mulai dari menyiapkan material hingga membantu proses pembangunan.
Bagi keluarga penerima, perbaikan rumah ini bukan sekadar perubahan pada dinding, atap maupun bagian bangunan lainnya. Lebih dari itu, menjadi harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga. (Zik)

1 day ago
10

















































