Banjarnegara — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto melakukan monitoring terhadap tiga klien pemasyarakatan di Desa Wisata Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, Senin (31/08). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembimbingan berkelanjutan untuk memantau perkembangan dan aktivitas klien selama menjalani proses reintegrasi sosial di masyarakat.
Monitoring dipimpin Kepala Bapas Purwokerto, Unggul Sumekto, bersama PK Madya, Karyono dan Hadi Prasetiyo. Dalam kunjungan tersebut, tim Bapas juga melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Purwasaba, Hoho, guna memperkuat dukungan lingkungan terhadap proses pembimbingan klien.
Tiga klien yang menjadi sasaran monitoring diketahui menjalani aktivitas kerja di peternakan ayam petelur. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya mereka membangun kemandirian, mengembangkan keterampilan, serta memperoleh pengalaman kerja sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan produktif di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bapas Purwokerto memberikan arahan dan motivasi kepada para klien agar senantiasa bertanggung jawab dalam menjalankan aktivitas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta terus mengembangkan potensi diri.
Kepala Bapas Purwokerto, Unggul Sumekto, menegaskan bahwa pembimbingan klien tidak berhenti pada aspek pengawasan, tetapi juga mencakup pemberian dukungan untuk membantu klien membangun kehidupan yang lebih mandiri.
“Pembimbingan bukan hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga bagaimana Bapas hadir untuk memberikan arahan dan dukungan kepada klien agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri serta dapat kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat, ” ujar Unggul.
Selain bertemu dengan klien, Bapas Purwokerto juga berdialog dengan pemerintah desa. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan reintegrasi sosial.
Kepala Desa Purwasaba, Hoho, menyampaikan dukungannya terhadap pembimbingan yang dilakukan Bapas Purwokerto.
“Kami dari pihak desa tentu mendukung proses pembimbingan yang dilakukan Bapas. Harapannya, para klien dapat menjalani kehidupan dengan baik, mengikuti aturan yang ada, serta mampu bekerja dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan masyarakat, ” ungkap Hoho.
Melalui monitoring tersebut, Bapas Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi klien selama menjalani proses reintegrasi sosial. Dukungan pekerjaan, keluarga, pemerintah desa, dan lingkungan masyarakat diharapkan dapat menjadi modal bagi klien untuk meningkatkan kemandirian dan menjalani kehidupan secara produktif serta bertanggung jawab.(Humas Bapas Purwokerto)

12 hours ago
2

















































