Lapas Pekalongan Gelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional 2026

1 month ago 41

Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di Lapangan Bimaswat Lapas Pekalongan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta warga binaan sebagai wujud penghormatan terhadap pentingnya peran keluarga dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, sementara Fransiskus Nanda Wibisono, Kepala Urusan Umum, bertugas sebagai Komandan Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan Pancasila, pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga penyampaian amanat, berlangsung tertib dan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional merupakan momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkualitas, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Keluarga menjadi lingkungan pertama dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan, pendidikan, kasih sayang, dan tanggung jawab yang menjadi bekal bagi setiap individu.

Usai membacakan amanat, Kalapas Teguh Suroso memberikan arahan kepada seluruh warga binaan. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan hunian, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.

Selain itu, Kalapas juga mengingatkan warga binaan agar tidak menyalahgunakan fasilitas maupun alat komunikasi yang dilarang di dalam Lapas. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembinaan harus dijalani sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Terkait pelayanan pemasyarakatan, Teguh Suroso menegaskan bahwa seluruh proses pengurusan hak integrasi, seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas, dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Ia meminta warga binaan maupun keluarganya untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kemudahan dengan imbalan tertentu.

"Saya tegaskan bahwa seluruh pelayanan, termasuk pengurusan hak integrasi, tidak dipungut biaya. Jangan pernah memberikan uang kepada siapa pun dengan alasan mempercepat proses. Apabila mengetahui atau mengalami praktik pungutan liar, segera laporkan langsung kepada saya, " tegas Teguh Suroso.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ini, Lapas Kelas IIA Pekalongan berharap nilai-nilai keluarga, kedisiplinan, integritas, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tertanam dalam diri seluruh pegawai maupun warga binaan sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

(Humas Lapas Pekalongan)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |