MOROWALI, Sulawesi Tengah– Komitmen menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali. Pada Kamis (30/7/2026) pagi, personel Satlantas diterjunkan ke sejumlah titik rawan kemacetan, black spot (daerah rawan kecelakaan lalu lintas), hingga kawasan sekolah melalui kegiatan strong point.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA itu merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk ketika aktivitas warga, pelajar, dan pekerja mulai meningkat.

Sejumlah ruas jalan strategis menjadi fokus pengamanan, di antaranya Jalan Trans Sulawesi depan SMP Negeri 2 Bungku Tengah di Desa Bahomohoni, simpang empat traffic light Funuasingko Desa Bente, simpang tiga Mr. DIY Desa Bente, Jalan Lingkar KTM depan SMA Negeri 2 Bungku Tengah, depan SD Negeri 8 Bungku Tengah Desa Bente, hingga simpang empat Desa Ipi.
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel Satlantas juga melaksanakan live report di titik-titik keramaian, yakni di kawasan traffic light Jalan Trans Sulawesi Desa Bente dan depan SMA Negeri 2 Bungku. Kegiatan tersebut bertujuan memantau situasi arus kendaraan sekaligus memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga melakukan peneguran dan penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang tampak secara kasat mata. Langkah tersebut dibarengi dengan pemberian edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, SIK, melalui Kasat Lantas Polres Morowali, Iptu Ni Nyoman Sukreni, S.H, M.H, mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi.

"Kegiatan strong point ini merupakan upaya preventif Satlantas Polres Morowali untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari. Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat, khususnya para pelajar yang berangkat ke sekolah, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, " ujar Kasat Lantas Polres Morowali, Iptu Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga dibarengi dengan edukasi, teguran secara humanis, serta penindakan terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata.

"Baru tiga hari kami menggencarkan kegiatan ini, namun perubahan yang terlihat sudah cukup signifikan. Alhamdulillah, kesadaran masyarakat mulai meningkat, terutama di kalangan pelajar. Saat ini hampir rata-rata siswa yang berangkat ke sekolah sudah menggunakan helm. Ini menjadi indikator bahwa edukasi dan kehadiran anggota di lapangan mulai memberikan dampak positif, " ungkapnya.
Iptu Ni Nyoman Sukreni menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan strong point di titik-titik rawan kemacetan, black spot, maupun kawasan sekolah sebagai langkah membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Morowali.

"Kami berharap kesadaran ini tidak hanya muncul saat ada petugas, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat setiap kali berkendara. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, dan kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, " pungkasnya.

2 days ago
15

















































