Bangun Harapan Bagi Anak Binaan, Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Angkat Tema Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan

12 hours ago 3

Surakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, seluruh Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA), serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) mengikuti kegiatan bertema "Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan" secara serentak pada Selasa (21/7). Kegiatan dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang dan diikuti secara hybrid oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Dalam kegiatan kali ini, Rutan Kelas I Surakarta turut mengikuti kegiatan peringatan Hari Anak Nasional secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia bersama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Bapak Jederal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman. Momentum ini menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Berbeda dari peringatan sebelumnya yang berfokus pada kegiatan berbagi cerita, Hari Anak Nasional tahun ini mengedepankan dialog terbuka antara pemerintah dengan anak dan anak binaan. Melalui forum tersebut, anak-anak diberikan kesempatan menyampaikan harapan, cita-cita, serta pengalaman selama mengikuti program pembinaan di dalam LPKA, Lembaga Pemasyarakatan, maupun Rumah Tahanan Negara.

Kegiatan juga diisi dengan peninjauan fasilitas pendidikan dan pembinaan, penampilan kreativitas anak binaan, pembacaan puisi, pertunjukan seni, serta penyerahan perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak binaan. Seluruh rangkaian kegiatan menegaskan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada aspek pembinaan hukum, tetapi juga menjamin terpenuhinya hak anak untuk memperoleh pendidikan, pengembangan bakat, serta perlindungan.

Semangat Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang kehilangan harapan untuk meraih masa depan, termasuk mereka yang sedang menjalani proses pembinaan di LPKA, Lembaga Pemasyarakatan, maupun Rumah Tahanan.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |