Babinsa Cigeulis Deteksi Kebutuhan Mushola Nurul Iman untuk Rehabilitasi

8 hours ago 3

Kepedulian mendalam terhadap kenyamanan beribadah masyarakat diwujudkan oleh Babinsa Koramil 0114/Cigeulis, Serda Ade Anton. Ia turun langsung ke lapangan, menyambangi Mushola Nurul Iman di Kampung Banjarsari Timur RT 001/RW 012, Desa Cimanis, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, pada hari Jumat, 14 Juni 2024. Misi utamanya: mendata secara cermat kondisi fisik mushola demi mendukung program prioritas rehabilitasi sarana ibadah.

Langkah awal yang dilakukan adalah inventarisasi detail kondisi bangunan. Tak hanya itu, Serda Ade Anton juga berupaya menangkap gambaran menyeluruh mushola melalui dokumentasi foto dari berbagai sudut krusial, mulai dari tampak depan, sisi kiri, sisi kanan, hingga bagian belakang bangunan. Tindakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting untuk perencanaan dan penyiapan anggaran yang akurat.

“Pendataan ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi sarana ibadah yang ada di wilayah binaan. Data dan dokumentasi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam mendukung program rehabilitasi sarana ibadah, ” tutur Serda Ade Anton, Selasa (21/07/2026), menggambarkan esensi kunjungannya.

Ia menekankan betapa vitalnya peran sarana ibadah bagi kehidupan sosial masyarakat. “Kami berharap sarana ibadah yang kondisinya rusak atau kurang layak dapat segera terdata, sehingga ke depan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan kebutuhan, ” tambahnya, menyuarakan harapan agar tak ada lagi tempat ibadah yang terabaikan.

Pengurus Mushola Nurul Iman, yang juga merupakan mitra binaan Babinsa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah datang dan melakukan pendataan kondisi Mushola Nurul Iman. Kami berharap pendataan ini dapat menjadi bahan perhatian pemerintah untuk mendukung perbaikan sarana ibadah kami, ” ungkap salah satu pengurus, yang enggan disebutkan namanya, pada Selasa (21/07/2026).

Menanggapi hal ini, Danramil 0114/Cigeulis menegaskan komitmen aparat kewilayahan. “Babinsa sebagai aparat teritorial harus mengetahui kondisi wilayah binaannya, termasuk kondisi sarana ibadah. Pendataan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan masyarakat di wilayah, ” tegasnya.

Lebih jauh, Komandan Kodim turut menyoroti pentingnya akurasi dan keberlanjutan data. “Pendataan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah serta masyarakat. Dengan data yang akurat, diharapkan program pembangunan dan rehabilitasi dapat lebih tepat sasaran, ” ujarnya, menekankan kolaborasi yang erat.

Komandan Korem pun turut memperkuat narasi pentingnya peran Babinsa. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan, termasuk dalam meningkatkan kelayakan sarana ibadah sebagai fasilitas yang digunakan oleh masyarakat.

Panglima Kodam III/Siliwangi menegaskan komitmen jajaran kewilayahan. “Pendataan sarana ibadah merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran aparat kewilayahan dalam membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Kami akan terus mendorong sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Upaya pendataan yang dilakukan Serda Ade Anton ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan sarana ibadah masyarakat, termasuk Mushola Nurul Iman, tidak lagi dalam kondisi memprihatinkan. Dengan data lapangan yang akurat, diharapkan proses rehabilitasi dapat berjalan efektif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |