Sentani – Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua kembali diwujudkan melalui rencana pembangunan jembatan di Kampung Benyom Jaya 1, Blok D, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura.
Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi (PWY), Brigjen TNI Robby Suryadi, didampingi Komandan Kodim 1701/Jayapura, Kolonel Inf Taufik Hidayat, meninjau langsung lokasi yang akan menjadi sasaran pembangunan jembatan tersebut, Selasa (2/6/2026).
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi sekaligus melihat secara langsung kondisi akses yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan warga.
Dalam kesempatan itu, Danrem 172/PWY menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pembangunan di wilayah pedalaman yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana dasar.
"Kehadiran kami di sini untuk meninjau secara langsung lokasi pembangunan jembatan yang akan dikerjakan oleh TNI AD. Kami berharap pada saat pelaksanaannya nanti seluruh masyarakat Kampung Benyom Jaya 1 dapat bergotong royong bersama personel TNI sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan, " ujar Brigjen TNI Robby Suryadi.
Menurutnya, keberhasilan suatu pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel dan material, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat sebagai penerima manfaat. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut.
Danrem juga menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk segera mempersiapkan kegiatan pembukaan pembangunan jembatan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026. Ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Rencana pembangunan jembatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Distrik Nimboran, Sujono Efendi. Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI AD atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Menurut Sujono, kondisi jembatan yang selama ini digunakan warga sudah mengalami kerusakan dan sangat memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat distribusi maupun pasar.
"Inilah akses utama masyarakat menuju kebun dan lahan pertanian mereka. Kondisi jembatan yang ada saat ini sangat memprihatinkan dan kerap menjadi kendala bagi warga. Kami bersyukur karena TNI hadir memberikan solusi melalui pembangunan kembali jembatan ini. Dampaknya tentu akan sangat dirasakan oleh masyarakat, " ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah distrik siap mendukung penuh pelaksanaan pembangunan dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif bersama personel TNI selama proses pengerjaan berlangsung.
Sementara itu, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Taufik Hidayat menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak merupakan kebutuhan mendasar karena menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan perkebunan yang menjadi sumber perekonomian warga.
"Instruksi Bapak Danrem akan kami laksanakan secara maksimal. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi perekonomian masyarakat Kampung Benyom Jaya 1. Melalui pembangunan ini, kami ingin memastikan akses masyarakat menjadi lebih aman, mudah, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga, " tegas Kolonel Taufik.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
"Kami berharap melalui kegiatan ini hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia akan terus kami hidupkan dalam setiap kegiatan pembangunan di wilayah, " tambahnya.
Pembangunan jembatan di Kampung Benyom Jaya 1 diharapkan tidak hanya memperlancar akses transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan semakin efektif sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, TNI AD kembali menunjukkan perannya sebagai institusi yang senantiasa hadir bersama rakyat, membantu mengatasi kesulitan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya Papua yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Redaksi Papua)

9 hours ago
1
















































