Nusakambangan, 08 Juni 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan kembali melaksanakan program bimbingan kepribadian melalui kegiatan pembinaan rohani agama Islam bagi klien pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Cilacap yang diwakili oleh Munir sebagai narasumber. Bimbingan rohani tersebut diselenggarakan di Pos Bapas dan Griya Abhipraya Pinondang Bapas Nusakambangan serta diikuti oleh 13 orang klien pemasyarakatan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya, Umar Said. Dalam sambutannya, Umar Said menyampaikan bahwa bimbingan kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembimbingan klien pemasyarakatan agar memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, kami berharap para klien dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Nilai-nilai agama menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, memperbaiki diri, serta menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum, " ujar Umar Said.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Munir dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Dalam penyampaiannya, Munir mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan ibadah sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa manusia sebagai makhluk ciptaan Allah memiliki kewajiban untuk selalu mengingat dan menaati perintah-Nya.
"Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, kita harus senantiasa beribadah, bersyukur, dan selalu mengingat-Nya dalam setiap keadaan. Selain menjaga hubungan dengan Allah melalui ibadah, kita juga harus menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia, saling menghormati, membantu, dan berbuat kebaikan. Ketika kita mampu memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama, insya Allah kehidupan akan menjadi lebih baik dan penuh keberkahan, " tutur Munir.
Para klien mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi terkait materi yang disampaikan. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan spiritual sekaligus refleksi diri bagi klien agar mampu membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif selama menjalani masa pembimbingan.
Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Bapas Kelas II Nusakambangan terus berupaya memberikan pembimbingan yang komprehensif kepada klien pemasyarakatan, tidak hanya dari aspek kemandirian tetapi juga aspek kepribadian dan spiritual. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara narasumber, petugas, dan seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan serta komitmen untuk terus memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik.

12 hours ago
8
















































