Kendal – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal menerima kunjungan Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dalam rangka pelaksanaan visitasi dapur sebagai salah satu tahapan penerbitan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses penyelenggaraan makanan bagi warga binaan telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku, Senin (09/06/2026).
Selama visitasi, tim Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan makanan, mulai dari kondisi bangunan dapur, kebersihan lingkungan, sistem penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan, hingga tata cara penyajian makanan kepada warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna menilai kesesuaian standar higiene dan sanitasi yang diterapkan di dapur Lapas Terbuka Kendal.

Selain pemeriksaan fisik sarana dan prasarana, petugas juga melakukan pengambilan sejumlah sampel untuk diuji lebih lanjut di laboratorium. Sampel tersebut meliputi usap alat makan dan alat masak yang digunakan sehari-hari dalam proses penyelenggaraan makanan guna mengetahui tingkat kebersihan serta potensi kontaminasi mikroorganisme.

Pengambilan sampel juga dilakukan terhadap makanan matang yang disajikan kepada warga binaan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi memiliki kualitas yang baik, aman, serta tidak mengandung cemaran yang dapat membahayakan kesehatan penghuni lapas.
Tidak hanya itu, kualitas air yang digunakan dalam kegiatan dapur turut menjadi objek pemeriksaan. Sampel air diambil untuk mengetahui apakah sumber air yang digunakan dalam proses memasak, pencucian peralatan, dan kebutuhan sanitasi lainnya telah memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.
Sebagai bagian dari penilaian higiene perorangan, tim Dinas Kesehatan juga melakukan pemeriksaan terhadap petugas pengolah makanan. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan adalah pengujian bakteri Escherichia coli (E. coli) pada petugas dapur untuk memastikan tidak terdapat faktor risiko yang dapat menyebabkan kontaminasi silang terhadap makanan yang diolah.
Nu'man Fauzi selaku Kepala Lapas Terbuka Kendal menyampaikan bahwa kegiatan visitasi ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Terbuka Kendal dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pelayanan makanan bagi warga binaan.
"Pemenuhan standar higiene dan sanitasi merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada warga binaan. Melalui visitasi ini, kami dapat mengetahui aspek-aspek yang telah memenuhi standar maupun yang masih perlu ditingkatkan sehingga kualitas layanan dapur dapat terus berkembang secara berkelanjutan, " ujar Kalapas.
Sementara itu, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Terbuka Kendal, Iwan Kusmawan, menegaskan bahwa sertifikasi laik higienis sanitasi merupakan bentuk jaminan mutu terhadap proses penyelenggaraan makanan di dalam lapas.
"Dengan adanya sertifikat laik higienis sanitasi, masyarakat dapat melihat bahwa pengelolaan makanan di Lapas Terbuka Kendal dilaksanakan secara profesional dan sesuai standar kesehatan. Kami berharap hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menunjukkan hasil yang baik sehingga proses perpanjangan sertifikasi dapat segera diselesaikan, " ungkap Iwan Kusmawan.
Melalui kegiatan visitasi dan serangkaian pengujian yang dilakukan, Lapas Terbuka Kendal berharap dapat memperoleh Sertifikat Laik Higienis Sanitasi sebagai bukti bahwa seluruh proses penyelenggaraan makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Sertifikat tersebut juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.
(Humas LPT Kendal)

14 hours ago
6
















































