Jembatan Harapan dari Seragam Loreng: Aksi Heroik TNI Gendong Anak-anak Sekolah Seberangi Sungai di Nduga

11 hours ago 3

NDUGA - Di tengah derasnya arus sungai dan ketiadaan jembatan, prajurit TNI menjadi jembatan hidup bagi anak-anak sekolah dasar di Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Momen penuh haru ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, saat anggota Satgas 432 Koops TNI Habema dengan penuh kasih menggendong satu per satu anak-anak menyeberangi sungai agar mereka bisa sampai ke sekolah dengan selamat.

Tanpa jembatan atau perahu, anak-anak ini biasanya harus bertaruh nyawa menembus derasnya arus sungai setiap pagi. Namun hari itu berbeda. Seragam loreng hadir sebagai pelindung dan penyambung mimpi, memastikan tak ada cita-cita yang terhenti hanya karena rintangan alam.

“Kami tidak bisa berpangku tangan melihat anak-anak ini harus menempuh bahaya demi pendidikan. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi kemanusiaan, ” ujar salah satu prajurit yang terlibat dalam aksi mulia tersebut.

Anak-anak pun tak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka. Senyum lebar menghiasi wajah-wajah polos saat mereka dipeluk dalam gendongan para prajurit. Markus Gwijangge, salah satu siswa, spontan berkata, "Terima kasih, Om Tentara. Tuhan memberkati. Kami senang bisa sekolah."

Aksi ini menjadi cermin nyata dari dedikasi TNI dalam merawat masa depan bangsa, bukan hanya lewat senjata, tapi juga lewat pelukan hangat dan langkah kaki yang menyeberangi sungai bersama harapan kecil di pundak mereka.

Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops TNI Habema, menyampaikan rasa bangga atas aksi kemanusiaan ini.  

“Prajurit kami hadir bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga merawat impian. Ini bentuk nyata TNI sebagai pelayan rakyat yang siap menjawab setiap kesulitan di lapangan, ” tegasnya.

Ia juga menyerukan agar perhatian semua pihak, khususnya pemerintah daerah, diarahkan pada pembangunan infrastruktur yang layak di wilayah seperti Distrik Dal.  

“Anak-anak ini adalah masa depan Papua dan Indonesia. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk memastikan mereka mengakses pendidikan dengan aman dan layak, ” tambahnya.

Satu sungai telah diseberangi, tapi masih banyak jurang ketimpangan yang perlu dijembatani. Mari bersama hadirkan solusi nyata bagi anak-anak Papua. Karena mereka tak hanya menyeberang sungai mereka tengah menyeberangi masa depan.

Authentication: 

Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono

Read Entire Article
Masyarakat | | | |