Dari Klien Menjadi Pekerja Produktif, Tujuh Klien Siap Berkarya di Tambak Sidat

10 hours ago 4

Nusakambangan, 09 Juni 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan kembali melaksanakan program pemberdayaan klien pemasyarakatan melalui pendampingan kegiatan wawancara kerja di Tambak Sidat Nusakambangan. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya, Teguh Setiyobudi, sebagai bentuk komitmen Bapas dalam mendukung reintegrasi sosial dan kemandirian klien. 

Wawancara kerja dilaksanakan untuk mengetahui kelayakan, kesiapan, dan komitmen klien Bapas Nusakambangan yang akan dipekerjakan di Tambak Sidat Nusakambangan. Program ini merupakan bagian dari sinergi dalam mendukung Program Ketahanan Pangan sekaligus memberikan kesempatan kerja yang produktif bagi klien pemasyarakatan setelah kembali ke masyarakat. 

Dalam pelaksanaannya, para klien memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan diri, menyampaikan pengalaman kerja, serta menunjukkan kesiapan mereka untuk bekerja dan menjalankan tanggung jawab dengan baik. Selain menjadi sarana seleksi tenaga kerja, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi klien untuk membangun kembali kepercayaan diri dan optimisme dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kabar baik datang dari hasil program tersebut. Sebanyak tujuh orang klien yang telah mengikuti proses wawancara sebelumnya dinyatakan memenuhi kriteria dan telah dipanggil untuk bekerja di Tambak Sidat Nusakambangan. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Bapas Kelas II Nusakambangan dalam membuka akses kesempatan kerja bagi klien pemasyarakatan. 

PK Madya Teguh Setiyobudi menyampaikan bahwa keberhasilan seluruh klien yang mengikuti wawancara merupakan hasil dari kerja sama berbagai pihak dalam mendukung proses pembimbingan. “Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga berupaya membuka peluang agar klien memiliki kesempatan untuk bekerja dan mandiri. Seluruh klien yang telah diterima bekerja menunjukkan bahwa mereka memiliki kemauan untuk berubah dan membangun kehidupan yang lebih baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas program pemberdayaan klien, ” ujarnya. 

Sementara itu, pengelola Tambak Sidat Nusakambangan mengapresiasi kesiapan dan semangat yang ditunjukkan para klien selama proses wawancara. “Kami melihat para klien memiliki kemauan yang kuat untuk bekerja dan belajar. Kesempatan ini kami berikan karena kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi lebih baik. Semoga mereka dapat bekerja dengan baik dan berkembang bersama program yang ada di Tambak Sidat, ” ungkapnya. 

Salah satu klien yang dinyatakan diterima bekerja mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Bapas Nusakambangan yang telah mendampingi dan memberikan kesempatan kepada kami. Ini menjadi awal baru bagi saya untuk bekerja secara jujur, membantu keluarga, dan membuktikan bahwa saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik, ” tuturnya. 

Melalui keberhasilan tujuh klien yang telah diterima bekerja di Tambak Sidat Nusakambangan, Bapas Kelas II Nusakambangan terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pembimbingan yang berorientasi pada pemberdayaan, kemandirian, dan reintegrasi sosial. Diharapkan program ini dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi klien pemasyarakatan untuk kembali produktif dan diterima di tengah masyarakat

Read Entire Article
Masyarakat | | | |