Bakar Batu dan Bakti Sosial: Satgas Yonif 712/WT Jalin Persaudaraan di Hitadipa

1 day ago 5

INTAN JAYA - Di tengah kehangatan kepulan asap tradisi Bakar Batu, terjalinlah sebuah simfoni persaudaraan dan kemanusiaan di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua Tengah. Pada Senin (5/1/2026), jemaat Gereja GKII Bethesda mengundang Satgas Yonif 712/Wiratama (WT) untuk turut serta dalam perhelatan adat yang sarat makna ini. Kehadiran para prajurit TNI bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, melainkan sebagai bentuk nyata komitmen membangun persatuan dan kedamaian di pedalaman Papua, menyatu dalam kebersamaan dengan masyarakat.

Di antara kabut pegunungan yang menyelimuti, lubang Bakar Batu menjadi saksi bisu ikatan yang semakin menguat. Para prajurit Satgas Yonif 712/WT duduk, makan, dan berbagi dalam lingkaran persaudaraan, merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat Hitadipa seolah menjadi bagian dari keluarga besar.

Lettu Caj Yoshua Pardede, Perwira Pembinaan Mental Satgas Yonif 712/WT, menekankan arti penting kehadiran mereka.

“Kami hadir sebagai saudara, memenuhi undangan jemaat Gereja. Kami berdoa agar kedamaian selalu bersemi di hati masyarakat Hitadipa. Terima kasih atas penerimaan yang hangat, kegiatan hari ini berjalan aman dan lancar, ” katanya penuh rasa syukur.

Bagi masyarakat Hitadipa, undangan kepada Satgas Yonif 712/WT dalam acara Bakar Batu merupakan sebuah simbol kepercayaan dan ikatan persaudaraan yang telah lama terjalin. Mama-mama kampung menyambut para prajurit dengan hati lapang, membagikan hasil Bakar Batu layaknya kepada anak sendiri, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.

Lebih dari sekadar partisipasi dalam upacara adat, Satgas Yonif 712/WT juga mengulurkan tangan melalui pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sembako berupa beras. Inisiatif ini merupakan pendekatan humanis TNI dalam upaya mendukung kesejahteraan warga di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan dasar.

Pendeta Gereja GKII Bethesda Hitadipa, Jonathan Sani, tak ketinggalan menyampaikan apresiasinya yang mendalam.

“Acara Bakar Batu hari ini sangat bermakna bagi kami. Kehadiran bapak-bapak TNI membawa rasa damai dan kebersamaan. Terima kasih atas bantuan beras kepada jemaat dan masyarakat. Kiranya Tuhan memberkati, ” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Senada dengan itu, Kepala Kampung Hitadipa, Melianus Wandagau, mengungkapkan kebahagiaan warganya.

“Masyarakat kami sangat senang bapak-bapak TNI mau makan bersama kami dan anak-anak. Kami selalu berdoa agar kampung ini semakin maju dengan kehadiran dan bantuan dari bapak-bapak di sini, ” ujarnya penuh harap.

Dalam kebersamaan di satu meja dan satu hidangan, terpancar jelas bahwa persatuan sejati tumbuh dari kesederhanaan dan rasa saling menghormati. Di Kampung Hitadipa, Satgas Yonif 712/WT telah menjelma bukan hanya sebagai satuan tugas, melainkan sebagai detak jantung kehidupan masyarakat, penjaga harmoni, persaudaraan, dan kedamaian di Tanah Papua. (Wartamiliter)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |