CILACAP, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan terus berkomitmen dalam memenuhi hak-hak integrasi dan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada hari ini, sebanyak 3 (tiga) Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Nusakambangan melaksanakan giat Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) terhadap 8 (delapan) orang WBP di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan, Selasa (06/01/26).
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini bertempat di Ruang Konseling Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar. Pelaksanaan Litmas ini bertujuan untuk menggali data objektif serta menganalisis perkembangan perilaku para WBP sebagai dasar penentuan program pembinaan lanjutan maupun usulan integrasi.
Ada yang berbeda dalam pelaksanaan kali ini, proses Litmas juga turut melibatkan 2 (dua) peserta magang yang sedang menempuh studi di Bapas Kelas II Nusakambangan. Pelibatan peserta magang ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi lapangan agar mereka dapat memahami secara langsung teknik wawancara serta pendalaman latar belakang psikososial klien pemasyarakatan.
"Pelaksanaan Litmas di Lapas High Risk seperti Karanganyar memerlukan ketelitian dan pendekatan khusus. Kami memastikan setiap data yang diambil akurat untuk kepentingan pembinaan kedepan, " ujar salah satu Pembimbing Kemasyarakatan di sela-sela kegiatan.
Proses pengambilan data berlangsung secara tertib dan kondusif. Para WBP kooperatif dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para PK. Hasil dari Litmas ini nantinya akan disidangkan dalam Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk menentukan rekomendasi terbaik bagi proses pemasyarakatan para warga binaan tersebut.
Dengan adanya sinergi antara Bapas dan Lapas, diharapkan program revitalisasi pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan dapat berjalan semakin optimal dan tepat sasaran.

1 day ago
5

















































