WBP Rutan Rembang Asah Keterampilan Lewat Produksi Tempe dan Keripik Tempe

2 days ago 1

Rembang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rembang terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produksi tempe dan keripik tempe. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membekali WBP dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, WBP dilibatkan secara langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan kedelai menjadi tempe, proses fermentasi, hingga pengolahan tempe menjadi keripik yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat berwirausaha.

Pegawai pengampu kegiatan pembinaan kemandirian, Rohmad Aji, menyampaikan bahwa program ini dirancang agar WBP memperoleh pengalaman kerja yang nyata dan produktif.

"Melalui pelatihan pembuatan tempe dan keripik tempe ini, kami berharap WBP dapat memiliki keterampilan yang bermanfaat sebagai modal untuk mandiri setelah menjalani masa pidana. Selain menghasilkan produk yang bernilai ekonomis, kegiatan ini juga melatih ketekunan, kerja sama, dan tanggung jawab mereka, " ujar Rohmad Aji.

Hasil produksi tempe dan keripik tempe yang dikerjakan oleh WBP menunjukkan kualitas yang baik dan berpotensi untuk terus dikembangkan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Rembang berkomitmen untuk menciptakan program-program produktif yang mendukung proses reintegrasi sosial WBP serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi kehidupan setelah bebas.

Program pembinaan kemandirian ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Rembang dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga penguatan keterampilan kerja yang dapat membuka peluang ekonomi bagi WBP di masa depan.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |