BOGOR – Sebanyak 1.000 personel gabungan mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan pertandingan ASEAN Hyundai Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia dan Tim Nasional Vietnam di Area Parkir VIP Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).
Apel yang dimulai pukul 15.45 WIB tersebut dipimpin Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Barat, Kombes Pol Thomas Panji Subandaru, S.I.K., M.H. Kegiatan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pertandingan internasional berlangsung.
Turut hadir Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., Pasi Ops Kodim 0621/Kabupaten Bogor Kapten Inf Iwan Wardhana, para pejabat TNI-Polri, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan unsur pengamanan lainnya.
Personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis, meliputi Ring 1 dan Ring 2, pintu masuk stadion, area parkir, jalur VVIP, tribun penonton, serta jalur evakuasi. Penempatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran mobilitas penonton maupun tim yang bertanding.
Dalam arahannya, Kombes Pol Thomas Panji Subandaru menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan. Setiap personel diminta memahami tugas, wilayah tanggung jawab, dan prosedur penanganan apabila terjadi gangguan.
“Laksanakan pengamanan secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Kedepankan tindakan persuasif kepada para suporter, tetapi tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya pertandingan, ” ujar Kombes Pol Thomas Panji Subandaru.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga komunikasi dan koordinasi selama bertugas. Setiap perkembangan situasi di lapangan harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.
Pasi Ops Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Kapten Inf Iwan Wardhana, mengatakan bahwa unsur TNI siap bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait untuk mendukung keamanan pertandingan.
“Kami siap menjalankan tugas sesuai sektor pengamanan yang telah ditentukan. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci agar pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Vietnam dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, ” katanya.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga mencakup akses menuju Stadion Pakansari dan titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan.
“Kami mengimbau para penonton dan suporter untuk mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban, serta tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke stadion. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah yang aman dan ramah, ” ujarnya.
Apel gelar pasukan juga menjadi tahapan pengecekan akhir terhadap kekuatan personel, pembagian sektor, pola komunikasi, kendaraan operasional, dan sarana pendukung lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh unsur memahami tindakan yang harus dilaksanakan dalam berbagai kemungkinan situasi.
Apel berakhir pada pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan dengan pelaksanaan tactical game sebagai simulasi teknis pengamanan di lapangan. Simulasi tersebut mencakup pola penempatan personel, pengendalian massa, pengaturan arus penonton, serta penanganan keadaan darurat.
Sinergi TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan seluruh instansi terkait menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pengamanan optimal diharapkan dapat mendukung kelancaran pertandingan sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah kegiatan olahraga internasional. (PERS)


















































