YAHUKIMO - Di tengah medan penugasan yang penuh tantangan, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir menghadirkan suasana berbeda di Kampung Maruku, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Lewat kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan aksi berbagi, para prajurit berhasil membawa keceriaan bagi anak-anak serta mempererat hubungan dengan masyarakat setempat, Jumat (5/6/2026).
Senyum lepas dan gelak tawa anak-anak menghiasi setiap sudut kampung saat mereka berinteraksi dengan personel Marinir. Kehangatan yang terjalin dalam kegiatan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan humanis mampu membangun kedekatan yang kuat antara aparat negara dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Sejak pagi, anak-anak tampak antusias mendekati para prajurit. Berbagai aktivitas kebersamaan, mulai dari bercengkerama hingga berbagi perhatian dan kasih sayang, menciptakan suasana penuh keakraban yang jarang mereka rasakan dalam keseharian.
Bagi warga Kampung Maruku, kehadiran Satgas Yonif 5 Marinir tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan semangat dan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi harapan masa depan Papua.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perbatasan dan daerah rawan konflik.
"Kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang nyata. Selain menjalankan tugas pengamanan, kami juga ingin membangun kedekatan, menumbuhkan rasa percaya, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Menurutnya, setiap kegiatan sosial yang dilakukan prajurit merupakan wujud komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat dalam berbagai situasi dan kondisi.
"Saya mengapresiasi seluruh prajurit yang tetap mengedepankan profesionalisme sekaligus pendekatan humanis selama bertugas. Namun saya juga menekankan agar setiap personel selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mematuhi prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, " tegasnya.
Masyarakat Kampung Maruku menyambut hangat kegiatan tersebut. Kehadiran prajurit yang berbaur tanpa sekat dengan warga menciptakan suasana penuh kekeluargaan yang memperkuat ikatan sosial antara TNI dan masyarakat.
Pengamat sosial Papua menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat negara. Interaksi yang dilakukan secara konsisten dinilai mampu menciptakan hubungan yang harmonis serta mendukung terciptanya stabilitas sosial di wilayah pedalaman.
Melalui kegiatan komsos humanis dan aksi berbagi yang terus dilakukan, Satgas Yonif 5 Marinir berharap dapat menumbuhkan optimisme, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat Papua.
Di Kampung Maruku, kebahagiaan itu mungkin hadir dalam bentuk yang sederhana. Namun bagi anak-anak yang tertawa bersama prajurit Marinir, momen tersebut menjadi kenangan berharga yang memperlihatkan bahwa perhatian dan kepedulian mampu menjembatani segala perbedaan.
(PERS)

















































