Kakanwil DJBC Sulbagtara Tinjau Kawasan Industri di Morowali, Pastikan Layanan Kepabeanan Berjalan Optimal

9 hours ago 3

MOROWALI, Sulawesi  Tengah– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara), Zaky Firmansyah, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan industri di Kabupaten Morowali pada 3–4 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Bea dan Cukai dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance guna memastikan aktivitas industri dan layanan kepabeanan berjalan optimal.

Agenda kunjungan diawali di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Rabu (3/4/2026). Kehadiran Zaky Firmansyah beserta rombongan disambut jajaran manajemen PT IMIP untuk melakukan peninjauan langsung terhadap proses industri pengolahan nikel yang menjadi salah satu sektor strategis nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Zaky meninjau berbagai fasilitas kepabeanan yang dimanfaatkan pelaku usaha di kawasan industri. Ia memastikan proses pelayanan berjalan sesuai ketentuan serta mampu mendukung kelancaran arus barang, ekspor, dan kegiatan industri di Morowali.

Selain melakukan peninjauan lapangan, Zaky juga berdialog dengan pihak perusahaan dan para pelaku usaha untuk menyerap berbagai masukan terkait pelayanan kepabeanan dan cukai. Diskusi berlangsung hangat dan membahas berbagai upaya peningkatan layanan, percepatan administrasi, hingga dukungan terhadap iklim investasi di kawasan industri.

“Bea dan Cukai hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator perdagangan dan pendamping industri. Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan optimal sehingga dapat mendukung kelancaran investasi dan aktivitas usaha di Morowali, ” ujar Zaky Firmansyah.

Ia menambahkan, kawasan industri di Morowali memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada sektor hilirisasi industri mineral dan logam.

“Kawasan industri di Morowali berkembang sangat pesat dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar iklim usaha tetap kondusif, ” tambahnya.

Usai melakukan peninjauan di IMIP, pada Kamis (4/4/2026), Zaky melanjutkan kunjungan kerja ke kawasan industri Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP). Dalam kunjungan tersebut, manajemen PT IHIP memaparkan perkembangan usaha serta rencana pengembangan kawasan industri ke depan.

Tak hanya meninjau industri pengolahan mineral, Zaky juga melihat langsung aktivitas hilirisasi kelapa yang berada di dalam kawasan industri. Ia memberikan sejumlah masukan guna mendukung kelancaran pembangunan dan operasional usaha agar dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut Zaky, hilirisasi industri menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

“Kami mendukung penuh pengembangan industri hilirisasi karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk, dan memberikan dampak ekonomi yang luas, ” katanya.

Dalam rangka mendukung upaya pelestarian lingkungan, Zaky Firmansyah juga melakukan penanaman pohon di kawasan IMIP dan IHIP. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan.

Ia berharap kegiatan penghijauan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi seluruh pelaku industri agar terus memperhatikan aspek lingkungan di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Morowali, Muhariadi Angkat, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Utara menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Bea Cukai dengan para pelaku usaha di Morowali.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, komunikasi dan kolaborasi dengan pelaku usaha semakin baik sehingga pelayanan kepabeanan dan cukai dapat terus ditingkatkan. Tujuannya tentu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, ” ungkap Muhariadi.

Ia juga menegaskan bahwa Bea Cukai Morowali akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha, sekaligus memastikan seluruh aktivitas kepabeanan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Dengan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan dunia industri, kawasan industri di Kabupaten Morowali diharapkan mampu terus berkembang sebagai pusat hilirisasi industri nasional yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan, " tandasnya.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |