Jasa Raharja Sumbar Gelar Pelatihan PPGD dan Sosialisasi Keselamatan Transportasi di Agam

9 hours ago 4

AGAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan transportasi melalui pelaksanaan Sosialisasi Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang digelar di Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (10/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat kapasitas aparatur nagari dalam penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Wali Nagari Manggopoh, Sri Martini, S.P., Kepala UPTD Samsat Lubuk Basung Febrianto Wisnu Wardana, S.E. beserta jajaran, Kasat Lantas Polres Agam yang diwakili IPDA Codi Ibrahim selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Agam, perwakilan Kepala Puskesmas Manggopoh Aldi Septian, S.Kep., aparatur nagari, peserta kegiatan, serta perwakilan PT Jasa Raharja Sumatera Barat.

Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban merupakan salah satu program strategis yang dikembangkan Jasa Raharja untuk memperkuat keterlibatan pemerintah daerah hingga tingkat nagari dalam mendukung percepatan penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

Melalui program tersebut, aparatur nagari diberikan pemahaman mengenai peran penting masyarakat dalam memberikan informasi awal terkait kecelakaan, melakukan pendampingan kepada korban dan keluarga, serta membantu proses koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan instansi terkait agar penanganan korban dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Selain sosialisasi, peserta juga mendapatkan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang disampaikan oleh tenaga kesehatan profesional. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan sebelum memperoleh penanganan medis lanjutan.

Materi yang diberikan mencakup langkah-langkah dasar penanganan korban kecelakaan, teknik pertolongan pertama, serta tindakan yang perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko cedera yang lebih parah maupun fatalitas akibat keterlambatan penanganan.

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menegaskan bahwa pemberdayaan aparatur nagari merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak dapat diwujudkan hanya melalui peran aparat penegak hukum atau pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Aparatur nagari memiliki peran yang sangat penting karena berada di garis terdepan dalam kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai penanganan korban kecelakaan dan keselamatan transportasi, diharapkan dapat membantu menekan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, ” ujar Teguh Afrianto.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Jasa Raharja, pemerintah nagari, kepolisian, fasilitas kesehatan, serta UPTD Samsat dalam mendukung keberhasilan program keselamatan transportasi di daerah.

Kolaborasi yang kuat antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem penanganan kecelakaan yang lebih responsif sekaligus membangun budaya keselamatan yang berakar dari lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemampuan aparatur nagari dalam memberikan respons awal terhadap kejadian kecelakaan.

Program ini juga diharapkan mampu mempercepat penanganan korban, mengurangi risiko fatalitas, dan menciptakan budaya keselamatan yang dimulai dari tingkat nagari hingga menjadi gerakan bersama di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |