Bhabinkamtibmas Batu Bajanjang Bersama Warga Terus Lakukan Pencarian Petani Hilang di Bukik Pangka Pulai

2 days ago 6

SOLOK — Kepedulian dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat kembali terlihat dalam upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan perbukitan Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok. Hingga Selasa, 6 Januari 2026, Bhabinkamtibmas Nagari Batu Bajanjang, Bripka Junizal Effendi, bersama masyarakat dan perangkat nagari masih terus melakukan pencarian terhadap Naharudin (55), seorang petani yang belum diketahui keberadaannya sejak akhir Desember lalu.

Korban merupakan warga Jorong Pangka Pulai yang terakhir kali terlihat pada Rabu, 24 Desember 2025, saat berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke ladang miliknya di kawasan Puncak Bukik Pangka Pulai. Namun hingga malam hari, Naharudin tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga dan warga sekitar mulai melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Payung Sekaki, IPTU Maihendri, S.H., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari keluarga korban, pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan menugaskan Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat. Sejak Kamis, 25 Desember 2025, pencarian dilakukan secara terpadu dengan menyisir area ladang, jalur perbukitan, hingga kawasan hutan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Upaya pencarian semakin diperluas pada 27 Desember 2025 dengan melibatkan sekitar 160 orang warga dari berbagai jorong di Nagari Batu Bajanjang. Mereka menyusuri puncak bukit, lembah, serta area hutan lebat yang berada tidak jauh dari ladang korban, meskipun harus menghadapi medan yang cukup terjal dan cuaca yang tidak menentu.

IPTU Maihendri menegaskan bahwa Polsek Payung Sekaki tetap berkomitmen mendampingi masyarakat dalam upaya pencarian tersebut. Pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan melalui Bhabinkamtibmas dan membuka kemungkinan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, apabila diperlukan dukungan tambahan dalam proses pencarian.

Meski hingga kini Naharudin belum ditemukan, semangat kebersamaan dan solidaritas warga tidak surut. Pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian, perangkat nagari, serta seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu pencarian selama hampir dua pekan terakhir.

Pencarian masih terus berlangsung dengan mempertimbangkan perluasan wilayah serta penggunaan metode tambahan, seperti pemanfaatan teknologi drone atau bantuan anjing pelacak. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Payung Sekaki guna mempercepat proses pencarian.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |