Video Serangan terhadap Petugas Medis Bulan Sabit Merah Ungkap Kebohongan Israel

14 hours ago 6

loading...

Petugas medis dengan baju reflektif dan ambulance dengan logo terlihat jelas saat ditembaki tentara Israel. Foto/X

GAZA - Kantor Media Pemerintah Gaza menuntut dibukanya penyelidikan internasional independen atas pembunuhan 15 pekerja Bulan Sabit Merah Palestina dan pekerja pertahanan sipil oleh Israel setelah bukti video baru bertentangan dengan pernyataan militer tentang pembunuhan tersebut.

"Kami menuntut penyelidikan internasional yang mendesak dan independen atas kejahatan mengeksekusi personel medis dan pertahanan sipil, dan membawa penjahat perang pendudukan Israel ke Mahkamah Kriminal Internasional," ungkap Kantor Media Gaza.

Seruan itu dibuat setelah bukti video baru muncul pada hari Sabtu, yang menunjukkan pasukan Israel menyerang ambulans Bulan Sabit Merah yang dapat dikenali dengan jelas, dengan lampu menyala, dan pekerja medis darurat serta staf pertahanan sipil yang mengenakan seragam yang sangat reflektif.

Militer Israel mengklaim armada kendaraan darurat "diidentifikasi bergerak maju secara mencurigakan ke arah pasukan (Israel) tanpa lampu depan atau sinyal darurat."

Bukti video yang ditemukan di ponsel milik salah satu petugas medis yang dibunuh pasukan Israel dan dikubur di kuburan massal itu sebelumnya dipublikasikan The New York Times dan telah beredar luas di kalangan media Palestina.

“Bukti video baru itu membongkar kebohongan tentara pendudukan Israel,” ungkap kantor media tersebut.

Sementara itu, korban serangan Israel di Gaza terus bertambah. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 162 orang terluka, sehingga jumlah korban tewas di Jalur Gaza menjadi 1.309 sejak Israel melanjutkan permusuhan pada 18 Maret.

“Jumlah korban tewas akibat agresi Israel telah meningkat menjadi 50.669 martir dan 115.225 terluka sejak 7 Oktober 2023,” ungkap kementerian itu.

(sya)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |