Stafsus Menag Ajak Jemaat Gereja HKBP Pardomuan Silangkitang Perkuat Persatuan

6 hours ago 3

loading...

Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menghadiri dialog kerukunan umat beragama bersama di Gereja HKBP Pardomuan Silangkitang, Tapanuli Utara, Minggu (11/1/2025). Foto/Dok. SindoNews

TAPANULI UTARA - Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menghadiri dialog kerukunan umat beragama bersama Pendeta Silitonga di Gereja HKBP Pardomuan Silangkitang, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (11/1/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung Pendeta Silitonga beserta jemaat dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Gugun menegaskan bahwa gotong royong adalah karakter yang melekat pada jiwa dan raga bangsa Indonesia sejak pra-kemerdekaan yang harus terus diperkuat untuk menjaga NKRI. “Sebab itu, saya mengajak seluruh umat untuk memperkuat persatuan dan gotong royong di antara sesama, sehingga NKRI ini tetap utuh selama-lamanya,” katanya. Baca juga: Riset Kemenag: Toleransi Beragama Gen Z Ungguli Milenial dan Baby Boomers

Ia juga menekankan bahwa kerukunan dan perasaan saling hormat-menghormati di antara umat beragama merupakan aset berharga yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, masa depan Indonesia ditentukan oleh bagaimana masyarakatnya bisa hidup berdampingan dalam damai.

“Kerukunan dan perasaan saling hormat-menghormati menjadi aset berharga yang kita miliki. Peradaban Indonesia di masa depan ditentukan oleh bagaimana kita saat ini mampu hidup berdampingan dalam damai. Kita Ingin persatuan ini terus dijaga dan diwariskan sampai generasi mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gugun menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat pelayanan keagamaan dan keumatan. Dialog kerukunan ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat persatuan dan gotong-royong antarumat beragama sebagai bagian dari usaha bersama dalam menjaga NKRI. Baca juga: Natal Momentum Kasih dan Harapan, Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Gotong Royong dan Solidaritas

“Kementerian Agama berkomitmen hadir di tengah seluruh umat beragama. Memberikan pelayanan keagamaan dan keumatan serta memastikan setiap warga negara dapat menjalankan keyakinannya dengan aman, damai, dan saling menghormati,” tuturnya.

(poe)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |