Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada

10 hours ago 5

loading...

Militer AS menyatakan tetap hadir dan waspada di Selat Hormuz setelah militer Iran umumkan penutupan kembali jalur perairan global tersebut. Foto/US Navy

TEHERAN - Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka tetap "hadir dan waspada" di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah militer Iran mengumumkan penutupan kembali jalur pelayaran penting tersebut pada hari Sabtu (20/6/2026).

"Pasukan AS tetap hadir dan waspada untuk memastikan semua aspek perjanjian dengan Iran dipatuhi, ditaati, dan berlaku sepenuhnya," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon

CENTCOM, yang mengawasi pasukan AS di Timur Tengah, mengatakan 55 kapal komersial telah melintasi selat tersebut pada hari Sabtu. "Jalur aman melalui jalur air internasional tetap utuh hari ini," katanya.

Militer Iran sebelumnya mengumumkan bahwa mereka sekali lagi menutup Selat Hormuz karena Israel menyerang Lebanon selatan. Teheran menganggap tindakan Israel sebagai pelanggaran kesepakatan damai Iran dengan AS.

“Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal. Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini merupakan tanggapan atas pelanggaran janji musuh, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan direncanakan dan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Pengumuman militer Iran itu muncul ketika para negosiator Iran dan AS bersiap untuk bertemu di Swiss guna pembicaraan tentang implementasi kesepakatan 14 poin untuk mengakhiri perang Timur Tengah.

Negosiasi lanjutan telah direncanakan di Swiss pada hari Jumat, tetapi ditunda pada menit terakhir karena Israel melakukan serangkaian serangan mematikan di Lebanon setelah empat tentaranya tewas dalam pertempuran.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |