JAMBI - Diduga gegara isu tidak sedap yang mendera operasionalnya, Oris Cafe di Kota Jambi – di bawah management Oris Experience - - Jumat malam ini (26/6), membatalkan Event Intimate Concert Charly Vanhoutten.
Pembatalan penampilan musisi level nasional terkonfirmasi melalui pengumuman melalui instagram Oris Experience, Jumat. Bertajuk “Postponed”, penampilan Charly disebabkan beberapa faktor yang tidak bisa dhindari.
Sebagai permintaan maaf, pihak Oris Experience akan mengembalikan 100 persen pembayaran reservasi (pemesanan tempat) dari para customer. Kepada para customer dipesankan untuk tetap hadir di Oris Cafe Jumat malam, dan semua minuman digratiskan.
Namun patut diduga kuat, pembatalan penampilan Charly Jumat malam, berdasarkan isu viral di sejumlah media sosial dan portal berita, disebabkan operasional Oris Cafe yang berlokasi di taman Jaksa Kota Jambi – berdekatan dengan kediaman sejumlah pejabat seperti Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kapolda Jambi – menyebabkan kebisingan lingkungan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Tidak cuma itu, isu viral tersebut juga memperlihatkan penampilan wanita muda yang berjoget ria dengan pakaian yang kurang pantas di mata masyarakat Kota Jambi yang popular dengan sebutan Kota Beradat. Bahkan, karena beroperasi 24 jam, Oris Cafe yang disebut-sebut dikelola pengusaha muda berinisial A itu, diisukan rawan penyalahgunaan narkoba, melalui alat hisap elektrik vape zombie
Keprihatinan antara lain ditegaskan oleh Sekretaris Wilayah (Sekwil) Front Persaudaraan Islam (FPI) Provinsi Jambi Habib Syukri Baraqbah. Melalui rilisnya tertanggal 25 Juni 2026, Habib Syukri Baraqbah meminta Walikota Jambi Maulana - -selaku pihak pemberi izin – untuk peduli dan turun tangan mengatasi keresahan masyarakat akibat kehadiran Oris Cafe.
“Kami mengetuk pintu hati Bapak Walikota agar segera mengambil langkah nyata dalam waktu dekat. Namun, kami tegaskan, apabila peringatan yang santun ini tidak mendapatkan tanggapan yang semestinya dan dibiarkan begitu saja, maka Front Persaudaraan Islam (FPI) Provinsi Jambi bersama umat tidak akan tinggal diam, ” papar Habib Syukri Baraqbah dalam rilisnya, seperti dikutip di portal berita harus.id
Keluhan masyarakat terhadap potensi kebisingan dan kemacetan di Oris Cafe juga sudah sampai ke kuping Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar. Dan ia sudah meminta jajarannya di Polresta Jambi untuk turun dan mengingatkan Walikota Jambi mengenai operasional yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Sementara itu, kendati sudah marak menjadi perbincangan masyarakat, sampai saat ini belum didapat konfirmasi resmi atau klarifikasi dari pihak managemen Oris Cafe di Kota Jambi.(IS)


















































