Barru — Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H mendampingi Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, meresmikan Jembatan Gantung “Gineung Pratidina” di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.20 Wita.
Jembatan gantung tersebut dibangun oleh Bataliyon B Satbrimob Polda Sulsel bersama Polres Barru. Jembatan ini menjadi akses penghubung bagi warga Dusun Pakka.
Kegiatan turut dihadiri Pejabat Utama Polda Sulawesi Selatan, Kapolres Barru beserta jajaran, Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel beserta personel, unsur Forkopimda Kabupaten Barru, Forkopimcam Mallusetasi, Kepala Desa Nepo beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Dusun Pakka.
Kapolres Barru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolda Sulsel yang meresmikan langsung jembatan gantung tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Jembatan yang dibangun oleh Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan bersama Polres Barru ini diharapkan menjadi sarana penghubung yang mempermudah akses warga, memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” kata Kapolres.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung “Gineung Pratidina” merupakan implementasi instruksi Presiden yang dilaksanakan secara cepat dan tuntas oleh jajaran Polri.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian integral dari upaya menjaga keamanan dan stabilitas.
“Infrastruktur yang baik adalah pondasi bagi keamanan yang berkelanjutan. Ini adalah cerminan filosofi ‘Polri Hadir’, memastikan negara hadir di setiap kesulitan masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan jembatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang memerintahkan percepatan pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil demi menjamin keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada 18 Desember 2025, pihaknya telah meresmikan Jembatan Gantung “Satya Haprabu” di Kabupaten Soppeng, dan kini giliran Kabupaten Barru yang menerima manfaat pembangunan serupa.
Pembangunan Jembatan Gantung Dusun Pakka dimulai pada Jumat, 2 Januari 2026. Jembatan sepanjang kurang lebih 25 meter dan lebar sekitar 2, 5 meter tersebut dibangun oleh personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan dukungan personel Polres Barru.
Seluruh anggaran pembangunan bersumber dari swadaya personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel tanpa menggunakan dana APBD maupun APBN.
Sebelum jembatan permanen dibangun, warga menggunakan akses penyeberangan darurat dengan konstruksi sederhana yang rawan rusak saat musim hujan dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak sekolah dan petani.
( Irsam )


16 hours ago
4













































