CIREBON - Sebuah peristiwa tak terduga melanda Desa Greged, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (8/7/2026) siang. Kebun bambu milik Bapak Tawang, seorang warga lansia berusia 80 tahun di Dusun Manis-Manis, tiba-tiba dilalap api sekitar pukul 13.30 WIB. Kabar ini segera sampai ke telinga Sertu Hendri, personel Babinsa Koramil 0620-12/Beber yang bertugas di wilayah tersebut. Tanpa membuang waktu, naluri kepeduliannya mendorongnya untuk segera bergerak ke lokasi kejadian.
Informasi awal yang dihimpun di lapangan mengindikasikan bahwa api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga. Sialnya, karena kondisi cuaca yang begitu kering kala itu, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan rumpun bambu yang ada di kebun milik Bapak Tawang. Menyadari potensi bahaya yang lebih besar, Sertu Hendri segera mengaktifkan jalur komunikasinya.
"Saya langsung berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Greged, " ujar Sertu Hendri, menceritakan langkah cepatnya. "Kita harus bergerak cepat agar api tidak merembet lebih jauh."
Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Dengan sigap, petugas Damkar, dibantu oleh Sertu Hendri dan warga sekitar yang turut prihatin, bekerja bahu-membahu memadamkan kobaran api. Kerja sama apik ini membuahkan hasil. Kurang lebih dalam satu jam, api berhasil dijinakkan. Syukurlah, api tidak sempat menjalar ke permukiman warga, mencegah potensi bencana yang lebih luas.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil tak terhindarkan. Diperkirakan, kerugian mencapai Rp10.000.000, meliputi kebun bambu beserta area dapur yang ikut terdampak oleh amukan si jago merah. Bagi Bapak Tawang, kehilangan kebun bambu ini tentu memberikan pukulan tersendiri.
Kehadiran Sertu Hendri di lokasi kejadian bukan sekadar tugas rutin, melainkan wujud nyata kepedulian dan kesiapsiagaan TNI dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti kebakaran. Selesai membantu pemadaman, Sertu Hendri tak lupa menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga.
"Kami sangat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melakukan pembakaran sampah, " tegas Sertu Hendri. "Terlebih lagi di musim kemarau seperti sekarang ini, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa yang bisa membahayakan lingkungan dan permukiman kita."

12 hours ago
5
















































