Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur

20 hours ago 12

loading...

Sekilas masjid Tjia Kaang Hoo ini bentuknya seperti kelenteng. Foto: Niko Prayoga

JAKARTA - Di tengah bangunan megah dan deretan rumah ibadah yang terus berkembang di Jakarta, sebuah bangunan di sudut Pasar Rebo Jakarta Timur diam-diam menunjukkan eksistensinya sebagai rumah ibadah umat muslim (masjid) yang cukup unik. Masjid Tjia Kaang Hoo, sebuah rumah ibadah dengan nuansa arsitektur khas Tiong Hoa.

Sekilas, masjid yang terletak di Jalan Haji Soleh Kelurahan Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur ini terlihat seperti kelenteng dengan warna merah dan emas yang mendominasi serta lampion yang menggelantung di sepanjang jalan menuju masjid tersebut. Namun adzan yang berkumandang menegaskan bahwa bangunan itu merupakan sebuah masjid yang berdiri kokoh.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur

Frans (37), Pengurus DKM sekaligus Ketua Yayasan Haji Abdul Soleh mengatakan, keunikan masjid ini ada pada arsitekturnya. Jika biasanya masjid identik dengan arsitektur gaya Timur Tengah, Masjid Tjia Kaang Hoo justru menonjolkan diri dengan gaya arsitektur yang mirip dengan kelenteng. Bahkan tata letak ruangan, gerbang, dan hiasan yang digunakan juga hampir mirip dengan sebuah kelenteng.

Baca Juga : 10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga

Alasannya, sebagai representasi bahwa Tjia Kaang Hoo atau dikenal dengan Haji Abdul Soleh sebagai pendiri masjid dulunya beragama Kong Hu Chu. Ia kemudian menjadi mualaf dan menyebarkan agama Islam dengan membentuk majelis taklim di rumahnya yang sekarang ini menjadi Masjid Tjia Kaang Hoo.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur

Read Entire Article
Masyarakat | | | |