Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kanal
MNC Portal
Live TV
Radio Live
MNC Networks
Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:33 WIB
Presiden AS Donald Trump berganti pesawat Air Force One setelah KTT NATO di Turki. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba mengganti pesawat setelah meninggalkan KTT NATO di Turki bulan ini menyusul laporan tentang dugaan rencana Iran untuk membunuhnya. Kabar itu dilaporkan New York Times pada hari Jumat (24/7/2026), mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Trump terbang keluar dari Ankara dengan pesawat Air Force One yang lebih tua, bukan Boeing 747-8 baru sumbangan Qatar, yang tidak memiliki kemampuan pertahanan yang sama, menurut Times.
Para pejabat dilaporkan percaya ada ancaman yang kredibel dari "pasukan proksi Iran" terhadap nyawa presiden.
Pergantian tersebut bertepatan dengan laporan bahwa Israel telah berbagi intelijen dengan AS yang menunjukkan Iran berencana menargetkan Trump.
Namun, beberapa pejabat AS percaya Israel mencoba memprovokasi Trump untuk meningkatkan serangan terhadap Iran, kata Times.
AS dan Israel membunuh puluhan pejabat senior dan komandan militer Iran selama kampanye pengeboman mereka, termasuk pemimpin tertinggi negara itu yang telah lama berkuasa, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan yang ditargetkan di kompleks kediamannya di Teheran pada 28 Februari.
Trump kemudian mengklaim ia berada dalam daftar target Iran dan memperingatkan "ribuan" rudal akan ditembakkan ke negara itu jika Iran mencoba membunuhnya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS


















































