Truk Pengangkut LPG Terbakar di Citarik, Polisi Lakukan Penanganan Cepat dan Atur Lalu Lintas

6 hours ago 4

Sukabumi – Kebakaran mobil truk pengangkut gas LPG 3 kilogram (Kg) di ruas jalan nasional Palabuhanratu–Sukabumi, tepatnya di Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/3/2026) sore, sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di kedua arah.

Kendaraan mengular baik dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi maupun sebaliknya akibat proses pemadaman dan evakuasi kendaraan yang terbakar di badan jalan.

Kanit Regident Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Hari Fajar Iswahyudi, yang berada di TKP mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan cepat, baik dalam proses evakuasi maupun pengaturan arus lalu lintas.

“Untuk evakuasi sudah berhasil dilaksanakan, kendaraan sudah padam dan telah dipinggirkan. Saat ini kami mengupayakan penarikan arus lalu lintas dari kedua arah, baik dari Palabuhanratu ke Sukabumi maupun sebaliknya, ” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, sekitar 30 personel gabungan dari Satlantas dan Samapta dikerahkan. Selain itu, satu unit Armored Water Cannon (AWC) turut diturunkan untuk membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran.

Kasat Samapta Polres Sukabumi, AKP Hotben Sianturi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan AWC untuk mempercepat proses pemadaman.

“Kami menurunkan satu unit Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu proses pemadaman bersama Damkar Palabuhanratu dan warga. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.35 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api, ” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, meskipun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp300 juta, ” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian memberikan apresiasi atas respons cepat seluruh personel di lapangan dalam menangani kejadian tersebut.

“Kami mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang bergerak cepat dalam melakukan pemadaman, evakuasi, serta pengaturan arus lalu lintas sehingga situasi dapat segera terkendali. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, khususnya dalam pengangkutan bahan berbahaya seperti gas LPG, ” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Citarik, Ujang Sumantri, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu kebocoran gas dari muatan truk yang kemudian menimbulkan percikan api saat kendaraan melaju.

“Menurut informasi yang saya terima, saat mobil berjalan muncul percikan api dari gas. Diduga ada kebocoran, kemudian sopir langsung menghentikan kendaraan, namun api dengan cepat membesar, ” jelasnya.

Kobaran api yang membesar dengan cepat merembet dari satu tabung ke tabung lainnya hingga sulit dikendalikan. Api bahkan sempat menyambar kabel listrik di atas jalan yang menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi terputus.

Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Saat ini arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali berangsur normal setelah proses evakuasi selesai.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |