Keerom – Dalam rangka mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1701-23/Skanto, Koptu Agunawan, turun langsung ke lapangan mendampingi sekaligus membantu petani di wilayah binaannya. Kegiatan penanaman berlangsung di Dusun Embot, Kampung Arsopura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, pada Senin (22/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, Koptu Agunawan membantu Bapak Yulius Rante menanam jagung hibrida unggul varietas R1 Raja Nusantara. Benih berkualitas ini merupakan bantuan resmi dari Kementerian Pertanian yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas lahan petani, dengan luas tanam mencapai 1/4 hektar.
Pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas bantuan tenaga, melainkan mencakup seluruh siklus budi daya mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga panen. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membangun ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan di daerah perbatasan.
Selain bekerja di ladang, Babinsa juga memberikan penyuluhan teknis dan edukasi kepada petani mengenai cara bertani yang baik serta penerapan teknologi pertanian tepat guna. Tujuannya agar tanaman tumbuh subur, terhindar dari serangan hama dan penyakit, serta menghasilkan panen yang melimpah dan bernilai jual tinggi.
“Kami ingin memastikan bantuan pemerintah dimanfaatkan secara maksimal. Harapannya hasil panen meningkat signifikan, menyejahterakan keluarga petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan wilayah Keerom, ” tegas Koptu Agunawan.
Sementara itu, pemilik lahan, Yulius Rante, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan nyata tersebut. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan semangat tambahan bagi petani setempat.
“Terima kasih banyak atas waktu, tenaga, dan ilmunya. Semoga bimbingan ini membuat panen kami melimpah dan dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian keluarga di sini, ” ujarnya penuh harap.
Dengan terjalinnya sinergi yang erat antara aparat dan masyarakat, diharapkan program pertanian unggulan pemerintah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di wilayah perbatasan ini. (Redaksi Papua)

17 hours ago
8

















































