Sudah 3 Tentara Indonesia Gugur di Lebanon dalam 24 Jam, Salah Satunya akibat Serangan Israel

20 hours ago 10

loading...

Sudah tiga tentara UNIFIL asal Indonesia gugur di Lebanon selatan dalam 24 jam, salah satunya akibat serangan artileri Israel. Foto/UN Peacekeeping

BEIRUT - United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) mengatakan tiga tentara penjaga perdamaiannya, semuanya berasal dari Indonesia, meninggal dalam insiden terpisah di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir. Salah satunya meninggal akibat serangan artileri militer Israel.

Kondisi keamanan UNIFIL semakin mengkhawatirkan di tengah perang yang hampir sebulan lamanya antara militer Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon.

Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

PBB mengatakan pada hari Senin bahwa sebuah ledakan yang tidak diketahui asalnya menghancurkan sebuah kendaraan di dekat kotamadya Bani Haiyyan, menewaskan dua pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia. Dua pasukan penjaga perdamaian lainnya terluka, satu di antaranya luka parah.

Ini terjadi hanya beberapa jam setelah seorang pasukan penjaga perdamaian lainnya, juga asal Indonesia, meninggal setelah pangkalan UNIFIL terkena proyektil di dekat desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan. Media Lebanon melaporkan ledekan itu bersumber dari artileri yang ditembakkan militer Israel.

UNIFIL mengatakan telah meluncurkan penyelidikan atas kedua insiden tersebut tetapi tidak mengatakan siapa yang bertanggung jawab atas kematian tiga tentara Indonesia tersebut.

Para pejabat PBB mengonfirmasi ketiga pasukan penjaga perdamaian tersebut memang berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pasukan penjaga perdamaian PBB menyerukan kepada Hizbullah dan Israel untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |