Sambut Idul fitri, Lapas Narkotika Purwokerto Gemakan Takbir

7 hours ago 1

Purwokerto - Suasana penuh kebersamaan terasa di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto saat para Warga Binaan menggelar malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026).

Di Masjid At-Taqwa Lapas, Petugas dan Warga Binaan duduk berdampingan, larut dalam suasana religius yang hangat. Sekat-sekat yang biasanya terasa tegas, malam itu seakan melebur dalam harmoni suara takbir yang menggema di setiap sudut Lapas.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar…”

Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema ke seluruh area Lapas, menyambut hari kemenangan yang ditunggu-tunggu. Meski jauh dari keluarga namun makna kemenangan hari raya Idul Fitri tidakklah pudar.

Kepala Lapas Narkotika Purwokerto, Mochammad Sjaefoedin, menyampaikan bahwa kegiatan malam takbiran merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan Warga Binaan. 

“Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat bagi Warga Binaan untuk melakukan refleksi diri serta memperbaiki kesalahan di masa lalu, ” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pengawasan petugas, guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara Warga Binaan dan petugas Pemasyarakatan.

Salah satu Warga Binaan mengungkapkan rasa haru karena masih dapat mengikuti takbiran meski tidak berada di tengah keluarga.

“Walaupun sederhana, suasana takbiran di sini terasa hangat. Kami saling menguatkan dan berdoa agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik, ” katanya.

Gema takbir di dalam Lapas bukan sekadar tradisi, melainkan menjadi pengingat bahwa harapan tidak pernah terkurung. Bahwa setiap insan, di mana pun berada, tetap memiliki kesempatan untuk kembali, memperbaiki diri, dan menjemput fitrah di hari yang suci.

Di balik jeruji, takbir tetap berkumandang menguatkan hati, menenangkan jiwa, dan menyalakan cahaya harapan yang tak pernah padam.

(Humas Elkapur)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |