Safari Ramadan: Jembatan Aspirasi dan Perang Melawan Narkoba di Bukittinggi

8 hours ago 3

Bukittinggi - Kegiatan Safari Ramadan yang digagas Pemerintah Kota Bukittinggi bukan sekadar ritual keagamaan semata. Lebih dari itu, acara ini menjelma menjadi arena vital untuk mengeratkan tali silaturahmi antara jajaran pemerintah dan masyarakat luas. Selama empat hari penuh, mulai dari 28 Februari hingga 3 Maret 2026, tim Safari Ramadan tak kenal lelah mengunjungi empat masjid di penjuru Kota Bukittinggi. Misi mereka jelas: bertatap muka langsung dengan warga, menyerap denyut nadi kehidupan mereka, sekaligus mengkomunikasikan berbagai program pembangunan yang telah dan akan dijalankan oleh pemerintah daerah.

Ketua Tim IV Safari Ramadan, yang juga menjabat sebagai Kajari Bukittinggi, Djamaludin, SH, MH, menegaskan bahwa momen ini sangat berharga bagi pemerintah. Ia melihatnya sebagai sarana strategis untuk menyampaikan berbagai inisiatif pemerintah, sekaligus membuka pintu lebar bagi masukan dan harapan masyarakat.

"Salah satu tujuan Safari Ramadan adalah menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu juga disampaikan berbagai program pemerintah yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan, ” ujar Djamaludin saat diwawancarai awak media melalui WhatsApp, Kamis (05/03/2026).

Lebih lanjut, Djamaludin menjelaskan bahwa kegiatan ini membuka ruang dialog dua arah yang sangat dibutuhkan. Melalui sesi tanya jawab yang interaktif, warga memiliki kesempatan emas untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan berharga, hingga menyampaikan berbagai persoalan yang mungkin dihadapi di lingkungan mereka sehari-hari.

"Dengan adanya dialog, aspirasi masyarakat dapat kita tampung. Minimal kita bisa menjawab atau mencatatnya untuk ditindaklanjuti dalam program pemerintah daerah, ” jelasnya.

Kehadiran anggota DPRD Kota Bukittinggi dalam rombongan Safari Ramadan juga menjadi elemen krusial yang tak terpisahkan. Peran mereka sangat vital dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi yang muncul dari masyarakat.

"Dalam kegiatan ini juga ikut serta anggota DPRD Kota Bukittinggi. Tentu mereka dapat mendukung serta mensupport apa yang diinginkan masyarakat melalui fungsi dan kewenangan yang mereka miliki, ” tambahnya.

Di samping agenda penyampaian program pemerintah, Safari Ramadan ini juga memberikan porsi penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkotika dan berbagai bentuk kejahatan lainnya yang mengancam keamanan dan ketertiban. Djamaludin secara tegas menekankan urgensi pencegahan ini.

"Dalam setiap kesempatan Safari Ramadan, kami juga menekankan bahaya narkotika. Kami menyampaikan kepada para ninik mamak agar ikut mengawasi dan menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat dalam kasus kejahatan maupun penyalahgunaan narkotika, ” ungkapnya.

Ia turut menyoroti fenomena tingginya kasus kesusilaan yang terjadi di tengah masyarakat. Hal ini, menurutnya, menuntut peran serta aktif dari tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membimbing dan mengarahkan generasi muda.

Tak luput, selama bulan penuh berkah ini, himbauan juga dilayangkan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan. Permainan petasan secara sembarangan maupun aksi balap liar yang kerap dilakukan oleh kalangan remaja menjadi perhatian khusus.

"Kadang kala pada bulan Ramadan ada anak-anak yang bermain petasan atau melakukan balap liar. Ini tentu sangat berbahaya, baik dari segi keselamatan maupun potensi terjadinya kebakaran. Kita mengimbau agar hal-hal seperti ini dapat dihindari, ” katanya.

Djamaludin berharap, momentum Ramadan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan ketakwaan dan menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif yang membangun.

"Kita berharap dengan momentum Ramadan ini dapat meningkatkan ketakwaan, khususnya bagi generasi muda. Isi waktu dengan kegiatan yang positif, sehingga kehidupan masyarakat tetap tertib dan tidak ada yang terjerumus dalam pelanggaran hukum, ” tutupnya.

Pihaknya juga mengisyaratkan adanya rencana untuk menggelar kegiatan serupa di masa mendatang, dengan kepastian jadwal yang akan segera diinformasikan kepada publik.(Lindafang)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |