Bukittinggi — Pemerintah kota Bukittinggi melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kali ini, penyaluran berlangsung di halaman Kantor Lurah Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, Kamis (16/04/2026).
Sebanyak 320 penerima manfaat yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 4 menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.
Lurah Birugo, Saiful, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan secara bertahap per bulan, yakni 10 kilogram beras dan 2 liter minyak untuk Februari, serta jumlah yang sama untuk Maret.

“Jadi masing-masing penerima mendapatkan 10 kilo beras dan 2 liter minyak untuk bulan Februari, kemudian bulan Maret juga 10 kilo beras dan 2 liter minyak, ” jelas Saiful.
Ia juga menyebutkan, hingga saat ini pihak kelurahan belum menerima informasi resmi terkait jadwal distribusi berikutnya. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, penyaluran bantuan biasanya dilakukan setiap dua bulan sekali.
“Untuk pembagian per bulan ke depan kita belum dapat informasi. Biasanya memang disalurkan dua bulan sekali, tapi untuk tahun ini kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut, ” tambahnya.
Saiful mengungkapkan, jumlah penerima bantuan CPP tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat membantu lebih banyak masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Kita bersyukur tahun ini jumlah penerima lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memahami bahwa penetapan penerima bantuan sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat, berdasarkan data DTSEN.
“Bagi warga yang belum mendapatkan bantuan, perlu kami sampaikan bahwa pihak kelurahan hanya mengusulkan. Penentuan penerima bukan dari kelurahan, bukan dari dinas sosial, maupun PSM, melainkan dari pusat, ” tegas Saiful.
Penyaluran bantuan CPP ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat kurang mampu di tengah kondisi ekonomi saat ini.(Lindafang)











































