Pangeran Harry Menyesal Meninggalkan Keluarga Kerajaan demi Meghan Markle

17 hours ago 2

loading...

Pangeran Harry dikabarkan menyesal meninggalkan Keluarga Kerajaan dan menetap di Amerika Serikat bersama istrinya, Meghan Markle. Ini diungkap Grant Harrold. Foto/People

INGGRIS - Pangeran Harry dikabarkan menyesal meninggalkan Keluarga Kerajaan dan menetap di Amerika Serikat bersama istrinya, Meghan Markle. Hal ini diungkap oleh mantan kepala pelayan kerajaan, Grant Harrold, yang pernah bekerja untuk Raja Charles III saat masih menjabat sebagai Pangeran Wales.

Menurut Grant, yang mengenal Pangeran Harry secara pribadi selama bertahun-tahun, kepergian pangeran 40 tahun tersebut dari Inggris dan kehidupan kerajaannya demi Meghan Markle adalah langkah besar yang tidak datang tanpa beban emosional.

Dalam wawancara yang dilakukan atas nama Slingo, Grant mengungkap bahwa meskipun Harry terlihat menjalani kehidupan baru yang mapan di Amerika, ia percaya bahwa putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana itu menyimpan sejumlah penyesalan.

"Ada bagian dari diri saya yang berpikir Harry memang memiliki beberapa penyesalan tentang fakta bahwa ia meninggalkan kehidupan rumah tangganya, teman-temannya, dan keluarganya untuk memulai hidup baru di AS. Itu adalah langkah besar dengan banyak pengorbanan," kata Grant dilansir dari Express, Jumat (4/4/2025).

Pangeran Harry Menyesal Meninggalkan Keluarga Kerajaan demi Meghan Markle

Foto/People

Ia menambahkan bahwa berbeda dengan Meghan, yang masih dikelilingi oleh lingkungan yang familiar, termasuk ibunya, Doria Ragland, adik Pangeran William itu harus memulai segalanya dari nol.

"Bagi Meghan, ia masih memiliki teman-temannya dan, pada taraf tertentu, keluarganya dalam bentuk ibunya, jadi ia tidak perlu membuat pengorbanan yang besar," jelasnya.

"Tetapi saya sangat percaya pada takdir dan segala sesuatu terjadi karena suatu alasan," tambahnya.

Meskipun begitu, ayah dua anak ini sendiri dalam berbagai kesempatan telah menyatakan rasa syukurnya atas kehidupan barunya di Amerika. Dalam sebuah wawancara di ajang The New York Times DealBook Online Summit, ia menyatakan bahwa tinggal di AS bersama keluarga kecilnya merupakan pengalaman yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |