Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel

4 hours ago 2

loading...

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei sampaikan pesan kepada Hizbullah Lebanon untuk lanjutkan jihad melawan AS dan Israel. Foto/Mehr News Agency

TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei telah menyampaikan dukungan teguh Teheran kepada para milisi Hizbullah Lebanon. Dia memuji kelompok tersebut atas pendirian teguh mereka melawan Israel.

Pemimpin berusia 56 tahun itu menyatakan bahwa tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan sembari mengaitkan berakhirnya konflik Iran-Amerika Serikat (AS) dengan penghentian total operasi militer Israel di Lebanon.

Baca Juga: Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?

Dalam surat untuk Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, Mojtaba menyatakan bahwa Teheran melihat pembelaan para milisi Hizbullah Lebanon sebagai mandat strategis dan menyerukan penghentian total agresi Israel terhadap Lebanon sebagai syarat untuk kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang Iran-AS.

Mojtaba merespons surat Hizbullah yang menyatakan kesetiaan kepada Republik Islam Iran. Dia menyatakan, "Tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel."

“Saat ini, ketika bangsa-bangsa di dunia telah muak dengan tirani dan penindasan pemerintah AS dan Zionis kriminal, yang merupakan penghancur kehidupan dan generasi, tidak ada jalan keluar selain jihad dan perlawanan,” bunyi penggalan surat Mojtaba.

Lebih lanjut, Mojtaba mengeklaim bahwa kelompok milisi Lebanon tersebut telah berdiri bak “batu karang yang tak tergoyahkan" sebagai pelopor kelompok-kelompok yang terlibat dalam jihad melawan agresi Israel.

"Keteguhan ini telah menjadi pesan inspiratif bagi perjuangan bangsa-bangsa bebas di dunia untuk pembebasan dari arogansi global," paparnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan AS tidak akan diizinkan untuk menentukan waktu perang dan damai.

Dalam konferensi pers di Teheran pada hari Senin, Baghaei ditanya tentang klaim Teheran dan respons AS terhadap rencana Pakistan dan Qatar untuk negosiasi mengakhiri perang Amerika-Iran.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |