loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Prabowo segera mengirimkan tim teknis maupun engineering ke Korsel terkait kelanjutan proyek pesawat tempur KF-21/IFX. Foto/BPMI Setpres
SEOUL - Kelanjutan proyek pesawat tempur KF-21/IFX sempat dibahas di tengah pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung . Pertemuan tersebut digelar di Istana Kepresidenan Korea Selatan atau Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memastikan kelanjutan kerja sama strategis di sektor pertahanan, khususnya pengembangan jet tempur KF-21/IFX yang telah berjalan dari beberapa periode pemerintahan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Prabowo segera mengirimkan tim teknis maupun engineering ke Korsel. "Jadi dalam pertemuan bilateral salah satu isu yang diangkat memang terkait dengan IFX, dan Bapak Presiden menyampaikan akan segera mengirim tim, baik itu yang sifatnya technical maupun engineering," kata Airlangga, dikutip Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Disambut Pasukan Tradisional Korea: Sebagai Mantan Tentara, Saya Sangat Terhormat
Airlangga pun mengatakan bahwa pemerintah Indonesia juga berharap adanya skema pembayaran baru untuk mendukung kelanjutan proyek tersebut. Diketahui, proyek KF-21/IFX dimulai sejak era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemudian dilanjutkan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
"Dan memang ada isu-isu teknis terkait dengan spesifikasi dan yang lain, tetapi harapannya ini akan diselesaikan dengan dikirimnya tim ke sana," pungkasnya.
(zik)


















































