Mamuju – Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Korem 142/Tatag menggelar kegiatan Bazar Ramadan yang dilaksanakan di Makodim 1418/Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan Bazar Ramadan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan dibuka melalui video conference (Vicon) oleh Panglima TNI yang diwakili oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., Dandim 1418/Mamuju, Danlanal Mamuju, Danden AU Mamuju, Asisten Manager Operasional Bulog Mamuju Bapak Abdul Kasim, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 142 PD XIV/Hasanuddin Ny. Rina Hartono, Ketua Persit Cabang XLII Koorcab Rem 142 Kodim Mamuju, Ketua Jalasenastri Cabang 5 Daerah Kodaeral VI, serta tamu undangan lainnya.

Bazar Ramadan TNI ini bertujuan untuk membantu masyarakat, prajurit, serta keluarga prajurit dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kegiatan bazar tersebut, Korem 142/Tatag bersama Kodim 1418/Mamuju serta berbagai pihak terkait menyediakan beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Selain itu, turut dipasarkan pula berbagai produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono menyampaikan bahwa kegiatan Bazar Ramadan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, prajurit, serta keluarga besar TNI agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri, ” ungkap Danrem.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat membantu menekan kenaikan harga bahan pokok di pasaran serta mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

11 hours ago
6









































