Lebak – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyebaran paham aliran sesat, Babinsa Desa Pasindangan Koramil 0311/Cileles Kodim 0603/Lebak, Sertu Udi Uhan L, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di rumah warga, Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (20/07/2026).
Kegiatan Komsos dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial guna mempererat silaturahmi antara TNI dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyebaran paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam penyampaiannya, Babinsa mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajaran yang belum jelas kebenarannya serta mengedepankan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan apabila menemukan indikasi penyebaran paham yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Kepala Desa Pasindangan, Misbahudin, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Tokoh masyarakat, H. Sanari, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial.
"Kami merasa terbantu dengan adanya pembinaan seperti ini. Masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang menyimpang, " ujar H. Sanari.
Babinsa Desa Pasindangan, Sertu Udi Uhan L, mengatakan bahwa komunikasi sosial merupakan sarana yang efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan pembinaan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penyebaran paham aliran sesat. Apabila menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada Babinsa atau pemerintah desa agar dapat ditangani secara cepat dan tepat, " katanya.
Danramil 0311/Cileles, Kapt. Inf. Masyhari, menegaskan bahwa Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai ujung tombak pembinaan teritorial.
"Melalui komunikasi sosial, Babinsa dapat melakukan deteksi dan cegah dini terhadap berbagai potensi gangguan di wilayah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, " ungkapnya.
Dandim 0603/Lebak, Letkol Inf. I.G. Mahendra Subrata, menyampaikan bahwa kegiatan Komsos merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas wilayah.
"Pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara berkesinambungan akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, " ujarnya.
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
"Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa menjadi kekuatan utama dalam mencegah berkembangnya paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan, " tegasnya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial akan terus dioptimalkan.
"Prajurit Kodam III/Siliwangi harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keutuhan bangsa, " tegas Pangdam.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, serta terbebas dari pengaruh paham aliran sesat. (PERS)

















































