BARRU — Menghadapi dampak buruk fenomena El Nino yang memicu kekeringan di wilayahnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru bergerak cepat dengan menggelar Operasi Kemanusiaan Penanggulangan Kekeringan.
Langkah darurat ini difokuskan untuk menjamin ketersediaan serta akses air bersih bagi masyarakat terdampak.
Aksi kemanusiaan ini berjalan berkat dukungan penuh dari PMI Pusat dan PMI Provinsi Sulawesi Selatan. Sinergi lintas lini tersebut menjadi bukti nyata bahwa penanganan krisis iklim memerlukan respons yang cepat dan kolektif.
Ketua PMI Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, menegaskan bahwa PMI akan terus berada di garis depan selama masa darurat kekeringan berlangsung.
"Kami hadir penuh untuk masyarakat. Saat ini prioritas utama kami adalah mendistribusikan air bersih serta memberikan edukasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) agar warga lebih siap mengantisipasi dan meminimalkan dampak kekeringan, " ujar Yulianto, Sabtu (1/8/2026).

Guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berlanjut, PMI Barru menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat sebagai mitra strategis pasokan air.
Di lapangan, distribusi air dikoordinasikan langsung oleh Muh. Askar selaku Koordinator Lapangan. Bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih mendesak, PMI Barru membuka saluran kontak darurat di nomor 0852-5436-3888.
Menutup pernyataannya, Yulianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu melewati masa sulit ini. "Mari bersama-sama menghemat air, peduli sesama, dan memperkuat spirit gotong royong dalam menghadapi El Nino, " pungkasnya.


















































