Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

14 hours ago 2

loading...

Ditjen Gakkum Kehutanan bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia membangun delapan unit hunian bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: Kemenhut

ACEH TAMIANG - Komitmen Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menghadirkan kebijakan kehutanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi sosial. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) membangun delapan unit hunian bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Program pembangunan hunian ini menjadi bentuk nyata kepedulian Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Semua rumah telah rampung dibangun dan kini ditempati oleh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.

Pembangunan hunian itu juga menjadi wujud pengamalan Budhi Bhakti Wirawana, kode etik Polisi Kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong dalam menjalankan tugas kepada masyarakat.

Baca juga: 7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menuturkan, semangat pengabdian yang terus didorong Menhut Raja Juli Antoni menjadi landasan bagi jajaran Polisi Kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Budhi Bhakti Wirawana mengajarkan bahwa pengabdian Polisi Kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya,” ujar Dwi seperti dilansir dari laman resmi Kemenhut, Jumat (24/7/2026).

Read Entire Article
Masyarakat | | | |