Kejati Sulteng Gandeng PWI, Dorong Lahirnya Wartawan Berkompeten

3 weeks ago 17

PALU, Sulawesi Tengah– Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah dalam upaya mendorong lahirnya wartawan yang berkompeten dan profesional, khususnya di bidang peliputan hukum.

Kolaborasi tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat, dengan Ketua PWI Sulawesi Tengah, Tri Putra Toana, di Kantor Kejati Sulteng, Senin (13/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat itu dihadiri jajaran pengurus PWI Sulteng, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan Provinsi Mahmud Matangara, Sekretaris Temu Sutrisno, Wakil Ketua Bidang Hukum Udin Salim, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Murtalib, Wakil Ketua Bidang Organisasi Fery, Ketua SIWO Irwan, serta Bendahara Helmy Jatmika.

Sementara itu, Kajati Sulteng turut didampingi Asisten Intelijen Salan, Kepala Seksi Penerangan Hukum La Ode Sopyan, serta dua kepala seksi lainnya, Reza Hidayat dan Farid.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, berimbang, serta memiliki pemahaman hukum yang baik. Hal ini dinilai penting, mengingat peran media yang strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ketua PWI Sulteng, Tri Putra Toana, menegaskan bahwa PWI memiliki tanggung jawab konstitusional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui karya jurnalistik yang edukatif dan inspiratif.

“Di situlah perlunya wartawan memiliki kompetensi. PWI dan Kejati bisa berkolaborasi bersama-sama meningkatkan kapasitas wartawan, khususnya yang meliput di bidang hukum, baik di Kejati maupun Kejari, ” ujarnya.

Sementara itu, Nuzul Rahmat menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia bahkan mengaku memiliki kedekatan dengan dunia jurnalistik, baik dari latar belakang keluarga maupun pengalaman bertugas di bidang Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.

Sebagai tindak lanjut, Kajati Sulteng menginstruksikan jajaran Asisten Intelijen dan Seksi Penerangan Hukum untuk segera menyusun rencana kegiatan bersama PWI Sulawesi Tengah, yang nantinya akan diimplementasikan hingga ke tingkat kejaksaan negeri.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir wartawan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga pemahaman hukum yang kuat, sehingga mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi antara kedua institusi, serta sesi foto bersama. Dalam kesempatan itu, Kajati Sulteng juga menerima buku Jejak Perjuangan Rusdy Toana yang diserahkan oleh Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno, didampingi Ketua PWI, Tri Putra Toana.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |