Sukabumi – Dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Sukabumi bersama Pemerintah Daerah dan BMKG menggelar konferensi pers terkait perkiraan cuaca di wilayah pesisir Sukabumi, Selasa (24/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., serta Kepala BMKG Kabupaten Sukabumi. Konferensi pers ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat guna mengantisipasi potensi kecelakaan laut selama meningkatnya arus wisata.
Dalam keterangannya, Kapolres Sukabumi menegaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momentum libur panjang.
“Kami sebagai kepolisian bertugas untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Oleh karena itu kami mengimbau agar masyarakat menggunakan kendaraan sesuai peruntukannya, serta tidak memodifikasi kendaraan muatan untuk mengangkut orang karena sangat berbahaya, ” ujar Samian.
Ia juga menjelaskan kondisi jalur menuju kawasan wisata Palabuhanratu yang memiliki medan cukup ekstrem. “Jalan menuju Palabuhanratu memiliki turunan tajam yang berbahaya, sehingga kami arahkan pengunjung melalui jalur Cibadak–Warungkiara yang lebih luas dan relatif aman. Sedangkan untuk jalur keluar diarahkan melalui Cikidang, dengan catatan kendaraan harus dalam kondisi prima karena jalannya terjal, ” tambahnya.
Terkait kondisi laut, Kapolres mengungkapkan bahwa tinggi gelombang berkisar antara 1, 2 hingga 2, 5 meter yang dinilai cukup berbahaya bagi wisatawan. Ia pun mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat berada di pantai.
“Harap orang tua memperhatikan anak-anaknya, jangan berenang terlalu jauh dan harus tetap dalam pengawasan, ” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi mengajak seluruh wisatawan untuk mengutamakan keselamatan selama berlibur. “Jangan sampai niat berwisata yang menyenangkan justru menjadi duka. Kabupaten Sukabumi saat ini menjadi pusat kunjungan wisata, sehingga kami berharap para pengunjung tetap menjaga keselamatan, ” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Palabuhanratu diharapkan menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Di sisi lain, pihak BMKG menyampaikan bahwa kondisi pasang surut air laut dengan ketinggian gelombang diperkirakan antara 1 hingga 2, 5 meter, dan berpotensi meningkat pada sore hari.
“Untuk hari ini cuaca cerah berawan, namun menjelang sore ketinggian gelombang cenderung meningkat. Untuk besok kondisi masih serupa dengan potensi hujan ringan pada sore hari, sehingga pengunjung diimbau tetap waspada, ” jelas perwakilan BMKG.
Konferensi pers ini digelar sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir terjadinya kecelakaan laut selama arus wisata tahun 2026 di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi.

12 hours ago
6












































