GARUT - Di tengah hiruk pikuk kehidupan, sebuah aksi mulia kembali mengalir deras dari Garut. PPI 104 Al Itihad di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (20/06/2026) menjadi saksi bisu semangat kemanusiaan yang membara. Ratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari prajurit TNI, jajaran pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga warga biasa, bersatu padu dalam kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan.
Kegiatan ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan sebuah perjuangan nyata untuk menyelamatkan nyawa. Stok darah yang kian menipis di fasilitas kesehatan seringkali menjadi tantangan berat bagi pasien yang membutuhkan transfusi, seperti para korban kecelakaan yang terbaring lemah, penderita thalasemia yang terus berjuang, mereka yang menderita anemia berat, hingga pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan. Lebih dari itu, donor darah juga merupakan investasi kesehatan bagi para pendonor, memicu regenerasi sel darah dan memberikan gambaran kondisi kesehatan terkini.
Sertu Carsono, Babinsa Desa Mekarjaya, tak ragu turut mendonorkan darahnya, sebuah teladan nyata yang menginspirasi warga. Turut hadir pula Kepala Desa Mekarjaya, Dedi Setiawan, S.H.I., bersama jajaran pemerintah desa, para tenaga medis dari Puskesmas Cikajang dan RS Nurhayati, serta warga yang antusias membanjiri lokasi kegiatan, menunjukkan betapa besar perhatian mereka terhadap sesama.
Para tenaga medis dari Puskesmas Cikajang dan RS Nurhayati tak henti-hentinya mengapresiasi dampak positif dari kegiatan ini. "Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar bagi keselamatan pasien yang membutuhkan. Kami mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, " ujar perwakilan Puskesmas Cikajang bersama Dokter RS Nurhayati.
Camat Cikajang, Riana Tasrifin, S.Sos., tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat sinergi yang terjalin. "Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya TNI, tenaga kesehatan, panitia, dan masyarakat yang telah berpartisipasi demi membantu sesama, " ungkapnya.
Komandan Koramil 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi, menegaskan komitmen TNI. "TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat menjadi motivasi agar semakin banyak warga yang ikut berdonor darah, " ujarnya.
Dari tingkat Kodim, Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf. Fachrizal Efendi Sinaga, S.I.P., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. "Kegiatan donor darah merupakan implementasi nyata dari kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kodim 0611/Garut senantiasa mendukung setiap kegiatan yang mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam memberikan manfaat bagi kehidupan bersama, " katanya.
Senada dengan itu, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi. "Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun kepedulian sosial. Kegiatan donor darah seperti ini diharapkan terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan, " tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menutup rangkaian apresiasi dengan menegaskan esensi aksi kemanusiaan. "Kegiatan donor darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial sebagai kekuatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, " tegas Pangdam.
Melalui setiap tetes darah yang tersalurkan, harapan besar tertanam agar kesadaran masyarakat untuk mendonor secara rutin terus tumbuh, memastikan ketersediaan darah di fasilitas kesehatan dan memberikan harapan baru bagi banyak nyawa. Suasana kegiatan yang aman, tertib, dan penuh kehangatan menjadi bukti nyata kekuatan kepedulian sosial di Garut.

















































