Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China

19 hours ago 5

loading...

Manus AI Baru Buatan China. FOTO/ IDR

BEIJING - Ulasan terhadap Manus yang muncul di media sosial beragam, dari yang sangat antusias hingga mengecewakan.

Sebuah agen kecerdasan buatan (AI) baru asal China yang diklaim mampu bekerja secara mandiri tanpa campur tangan manusia telah memicu perbincangan di kalangan industri, di mana sejumlah pihak merespons kemunculan AI tersebut dengan kekhawatiran, sementara yang lainnya merasa kecewa.

Perusahaan startup Butterfly Effect telah mengembangkan asisten digital berbasis AI bernama Manus secara diam-diam selama setahun terakhir, ungkap salah satu pendirinya, Yichao "Peak" Ji, dalam video peluncuran yang diunggah di YouTube.

"Kami melihatnya sebagai paradigma baru dalam kolaborasi antara manusia dan mesin, serta kemungkinan gambaran awal dari AGI," ujarnya, merujuk pada artificial intelligence umum (AGI) yang bertujuan untuk berpikir seperti manusia.

Manus memulai tahap peluncuran dengan undangan terbatas pada minggu lalu, dengan akses yang sangat terbatas ke acar tersebut.

Ulasan terhadap Manus yang muncul di media sosial beragam, dari yang sangat antusias hingga mengecewakan.

"Sudah mencoba, dan ini benar... Manus adalah alat AI paling mengesankan yang pernah saya coba," kata Kepala Desain Produk Hugging Face, Victor Mustar, dalam sebuah unggahan di X.

"Kemampuan agensinya luar biasa, mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan."

Namun, kritik juga muncul, termasuk keluhan bahwa Manus kesulitan dalam tugas sederhana seperti memesan tiket pesawat, serta sering mengalami kesalahan atau terjebak di loop yang tak berujung.

Read Entire Article
Masyarakat | | | |