BAZNAS dan UPZ An Nur, ZIS Lahirkan UMKM Mandiri dan Muzaki Baru

8 hours ago 4

Purwokerto Barat - BAZNAS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola An Nur di Rejasari, Purwokerto Barat, kembali menunjukkan kekuatan transformatif Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam mengangkat perekonomian masyarakat. Pada Minggu (5/7/2026), sebuah momen penting terjadi saat pengurus UPZ melakukan kunjungan monitoring, tidak hanya untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, tetapi juga untuk mempererat jalinan silaturahmi dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penerima manfaat.

Asmah Asiyah, Ketua UPZ Mushola An Nur, menegaskan pentingnya proses monitoring ini. Tujuannya jelas: memastikan setiap alat pemanggang roti yang diserahkan benar-benar digunakan secara optimal, meningkatkan produktivitas usaha, dan pada akhirnya, memberikan dampak nyata bagi kehidupan para penerima bantuan.

"Tujuan monitoring ini untuk memastikan bantuan berupa alat pemanggang benar-benar dimanfaatkan dengan baik, baik dari sisi pemakaian maupun kondisi alatnya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha, " tegasnya.

Program pemberdayaan UMKM ini telah berjalan konsisten sejak diterbitkannya SK UPZ. Berawal dari obrolan hangat para Petugas Lapangan dengan para donatur, muncul informasi berharga mengenai warga yang membutuhkan dorongan untuk mengembangkan usaha mereka. Melalui serangkaian survei, verifikasi, rapat internal, hingga proses seleksi yang cermat, bantuan akhirnya disalurkan sesuai dengan kebutuhan riil para penerima.

"Alhamdulillah, selama kurang lebih dua tahun berjalan, beberapa UMKM binaan UPZ tetap eksis dan berkembang. Bahkan, ada yang kini rutin menjadi donatur. Inilah ikhtiar agar mustahik perlahan tumbuh menjadi munfik, " ujarnya penuh syukur.

Ust. Daryanto, Pembina dan Penasehat UPZ Mushola An Nur, yang turut mendampingi penyerahan bantuan sekaligus monitoring, menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata. Lebih dari itu, ia melihat lahirnya semangat berbagi yang tulus sebagai indikator utama.

"Alhamdulillah, bantuan ZIS tidak berhenti saat diserahkan, tetapi terus menebarkan manfaat. Bu Nurjanah yang dahulu menerima bantuan UMKM kini telah mulai menyisihkan infaknya untuk dikelola kembali oleh UPZ agar dapat membantu saudara-saudara lain yang membutuhkan. Semoga keberkahan ini terus mengalir, dari yang pernah menerima menjadi pribadi yang ikut memberi, " tutur Ust. Daryanto.

Beliau melanjutkan, inilah esensi pemberdayaan yang sesungguhnya. Dana umat yang dikelola dengan penuh amanah mampu melahirkan kemandirian, memperkuat ikatan persaudaraan, dan menciptakan lingkaran kebaikan yang tak terputus di tengah masyarakat.

Nurjanah, salah satu penerima manfaat yang kini mulai menularkan kebaikannya, berbagi kisahnya. Dahulu, usahanya terhambat karena keterbatasan alat produksi. Namun, setelah menerima bantuan alat pemanggang dari UPZ Mushola An Nur melalui pengajian rutin bulanan, proses produksinya menjadi jauh lebih lancar. Hal ini berdampak positif pada peningkatan perekonomian keluarganya.

"Alhamdulillah, alat ini sangat membantu memperlancar produksi dan menambah semangat kami untuk terus mengembangkan usaha. Terima kasih kepada para muzaki, pengurus UPZ, dan semua pihak yang telah peduli. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikannya dan semakin banyak pelaku UMKM yang merasakan manfaat program ini, " ungkap Nurjanah dengan mata berkaca-kaca.

Program pemberdayaan ekonomi yang digagas BAZNAS UPZ Mushola An Nur Rejasari Purwokerto Barat ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan ZIS bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan upaya membangun fondasi kemandirian umat. Setiap tetes ZIS dari para muzaki membuka harapan baru bagi para mustahik. Dan ketika mustahik mulai bertransformasi menjadi muzaki, lahirlah mata rantai keberkahan yang terus mengalir, memperkokoh persaudaraan, serta menyebarkan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Djarmanto)

Read Entire Article
Masyarakat | | | |