SUMEDANG - Di tengah derasnya arus informasi digital, kesadaran untuk bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan berita menjadi semakin krusial. Menyadari hal ini, Sertu Sudiyanto, Babinsa Koramil 1008/Buahdua, Kodim 0610/Sumedang, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang fokus pada pentingnya berbagi informasi secara bertanggung jawab. Acara ini berlangsung menyentuh di Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu, 05 Juli 2026.
Pertemuan yang hangat ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Buahdua, Bapak Agus, beserta sejumlah perwakilan warga. Suasana interaktif terasa kental saat Sertu Sudiyanto mengajak warga untuk lebih cermat dalam menyaring setiap informasi yang diterima. Beliau menekankan pentingnya menghindari penyebaran berita bohong (hoaks) dan mendorong pemanfaatan media sosial secara konstruktif demi menjaga keharmonisan serta ketertiban di tengah masyarakat. Pengalaman pribadi dalam melihat dampak negatif hoaks menjadi motivasi utama beliau dalam kegiatan ini.
Bapak Agus, Kepala Desa Buahdua, menyambut baik inisiatif ini. Ia merasa kegiatan Komsos tersebut memberikan manfaat nyata bagi warganya dalam menghadapi tantangan era digital.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap seluruh warga semakin bijak dalam menerima maupun membagikan informasi sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Dengan demikian, situasi yang aman, damai, dan kondusif di Desa Buahdua dapat terus terjaga, " ujar Agus.
Sertu Sudiyanto, yang akrab disapa warga sebagai Babinsa Desa Buahdua, menegaskan bahwa setiap individu memegang peranan vital dalam membendung laju informasi yang menyesatkan.
"Kami mengajak seluruh warga agar selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Bijak bermedia sosial merupakan tanggung jawab bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat mengganggu kerukunan di tengah masyarakat, " kata Sertu Sudiyanto.
Kapt Inf. Yayat Sudrajat, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1008/Buahdua, menambahkan bahwa kegiatan Komsos ini merupakan salah satu cara efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.
"Melalui kegiatan Komsos ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cerdas dalam menyikapi setiap informasi. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, " ungkap Kapt Inf. Yayat Sudrajat.
Komandan Kodim 0610/Sumedang, Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.IP., M.Han., turut menyoroti esensi literasi informasi sebagai garda terdepan dalam ketahanan wilayah.
"Literasi digital dan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi merupakan bagian dari ketahanan nasional. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar masyarakat semakin cerdas, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, " tegas Letkol Arh. Kusuma Ardianto.
Senada, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., memandang Komsos sebagai langkah strategis untuk mengukuhkan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
"Komsos merupakan sarana yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan komunikasi yang baik dan penyampaian informasi yang benar, masyarakat akan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital, " ujar Kolonel Inf. Dadi Sutandi.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menutup rangkaian pernyataan dengan seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya berbagi informasi yang bertanggung jawab.
"Setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ruang informasi yang sehat. Jangan mudah percaya ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama-sama membangun masyarakat yang cerdas, bijak, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui penggunaan informasi yang bertanggung jawab, " pungkas Pangdam III/Siliwangi.
Diharapkan, melalui Komsos yang penuh makna ini, masyarakat Desa Buahdua semakin terbekali untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya, sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan terbebas dari jerat hoaks.

















































